- iklan atas berita -

METROTIMES ( Ambon ) SMP Negeri 2 Ambon resmi membuka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2026–2027. Sekolah yang dikenal sebagai salah satu institusi pendidikan unggulan di Kota Ambon itu siap menerima ratusan siswa baru dengan berbagai program unggulan, prestasi membanggakan, serta komitmen kuat menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan ramah bagi seluruh peserta didik.

Kepala SMP Negeri 2 Ambon, Elfi Suatrat, M.Pd, menjelaskan bahwa proses pendaftaran akan berlangsung pada 8 hingga 12 Juni 2026. Sistem pendaftaran dilakukan secara daring sesuai ketentuan yang berlaku, namun pihak sekolah tetap membuka layanan pendampingan bagi masyarakat yang mengalami kendala dalam proses registrasi online.

“Kami memastikan seluruh calon siswa memiliki kesempatan yang sama untuk mendaftar. Bagi orang tua maupun siswa yang mengalami kesulitan mengakses sistem online, sekolah siap memberikan bantuan secara gratis hingga proses pendaftaran selesai,” ujar Suatrat saat diwawancarai, Rabu (3/6/2026).

Untuk tahun ajaran baru ini, SMP Negeri 2 Ambon menargetkan penerimaan sekitar 320 siswa yang akan ditempatkan dalam 10 rombongan belajar (rombel). Apabila jumlah pendaftar yang memenuhi syarat melebihi target, sekolah siap menambah kapasitas hingga 11 rombel sesuai ketentuan yang berlaku.

Dalam proses seleksi, sekolah membuka empat jalur penerimaan, yakni jalur prestasi, afirmasi, mutasi, dan zonasi. Seluruh mekanisme seleksi tetap mengacu pada regulasi Dinas Pendidikan dengan pembagian kuota yang telah ditetapkan sehingga proses penerimaan berjalan transparan, objektif, dan berkeadilan.

ads

Suatrat mengakui bahwa salah satu tantangan yang selama ini dihadapi sekolah adalah masih rendahnya minat sebagian lulusan Sekolah Dasar beragama Kristen untuk melanjutkan pendidikan di SMP Negeri 2 Ambon. Untuk menjawab tantangan tersebut, pihak sekolah terus melakukan pendekatan dan sosialisasi kepada masyarakat.

Berbagai upaya dilakukan, mulai dari menjalin kerja sama dengan guru-guru Pendidikan Agama Kristen hingga melakukan sosialisasi ke gereja dan sekolah minggu guna memperkenalkan lingkungan belajar yang terbuka bagi seluruh siswa tanpa memandang latar belakang agama.

“Kami ingin masyarakat mengetahui bahwa SMP Negeri 2 Ambon adalah rumah bersama bagi semua anak. Kami menjunjung tinggi toleransi dan memberikan pelayanan pendidikan yang sama kepada seluruh peserta didik,” tegasnya.

Kepercayaan masyarakat terhadap SMP Negeri 2 Ambon tidak lepas dari berbagai prestasi yang berhasil diraih para siswanya. Di bidang olahraga, siswa sekolah ini pernah menorehkan prestasi hingga tingkat nasional melalui cabang karate dan taekwondo. Selain itu, ekstrakurikuler drum band juga menjadi salah satu kebanggaan sekolah.

Pada bidang akademik, para siswa aktif mengikuti berbagai kompetisi dan olimpiade. Dalam waktu dekat, sekolah ini bahkan berhasil mengoleksi 21 medali dari berbagai ajang yang diikuti.

Tak hanya fokus pada prestasi akademik, SMP Negeri 2 Ambon juga menghadirkan program unggulan yang membedakannya dari sekolah lain, yakni Program Bercocok Tanam. Melalui program tersebut, siswa diajarkan secara langsung mulai dari proses pembibitan, penanaman hingga perawatan tanaman.

Menurut Suatrat, program tersebut bertujuan membentuk karakter siswa yang mandiri, kreatif, serta memiliki keterampilan hidup yang dapat dimanfaatkan di masa depan.

“Kami ingin siswa tidak hanya unggul dalam teori, tetapi juga memiliki kemampuan praktis yang berguna dalam kehidupan sehari-hari bahkan berpotensi menjadi sumber penghasilan,” katanya.

Sebagai sekolah yang telah menyandang status Sekolah Ramah Anak, SMP Negeri 2 Ambon juga membuka kesempatan seluas-luasnya bagi siswa berkebutuhan khusus untuk mengenyam pendidikan bersama siswa lainnya.

Pihak sekolah telah menyiapkan guru pendamping guna memastikan proses belajar berjalan optimal dan seluruh peserta didik mendapatkan hak pendidikan yang sama.

Selain itu, bagi siswa dari keluarga kurang mampu, sekolah terus mengupayakan akses terhadap bantuan pendidikan melalui Program Indonesia Pintar (PIP) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP).

Adapun berkas yang harus dipersiapkan calon siswa meliputi Surat Keterangan Lulus, Akta Kelahiran, Kartu Keluarga, surat keterangan domisili, serta formulir pendaftaran yang disediakan pihak sekolah.

Mutu pendidikan SMP Negeri 2 Ambon juga tercermin dari capaian akademik tahun ajaran sebelumnya. Dari 291 siswa yang mengikuti ujian, seluruhnya dinyatakan lulus.

Rata-rata nilai Bahasa Indonesia mencapai 93,33, dengan salah satu siswa, Saferius, berhasil meraih nilai sempurna 100. Sementara itu, rata-rata nilai Matematika mencapai 76,67, menempatkan sekolah ini pada peringkat keempat terbaik se-Kota Ambon.

Dengan berbagai prestasi, fasilitas, dan program unggulan yang dimiliki, SMP Negeri 2 Ambon optimistis dapat terus menjadi pilihan utama masyarakat dalam menyiapkan generasi muda yang cerdas, berkarakter, berprestasi, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

“Kami berharap masyarakat tetap mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada SMP Negeri 2 Ambon. Kami siap menjadi mitra terbaik dalam membentuk generasi penerus bangsa yang unggul dan membanggakan,” pungkas Suatrat. ( Tasya Patty )

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.
Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!