
Metro Times (Kendal) Kemarau panjang yang terjadi di tahun 2019 menyebabkan sumur beberapa Warga Dusun Kewayuhan Desa Nolokerto Kecamatan Kaliwungu Kabupaten Kendal Jawa Tengah yang biasa dijadikan sebagai kebutuhan air bersih sehari-hari mengering.
Mengeringnya sumur beberapa warga Dusun Kewayuhan tepatnya di RW 2 yang meliputi tiga RT, yakni RT 1 RT 2 dan RT 3 terjadi sudah 3 bulan terakhir.
Kondisi kekurangan air bersih yang dialami warga mendapat perhatian dari Palang Merah Indonesia (PMI) Kendal dengan mengirimkan bantuan air bersih bagi warga Dusun Kewayuhan di halaman Masjid Darul Muttaqin desa setempat, kamis (12/9/2019) pagi.
Ahmad Faizin, Komandan Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (Sigap) Kecamatan Kaliwungu yang merupakan relawan dari PMI Kendal mengatakan bahwa, di Desa Nolokerto penyaluran bantuan air bersih diberikan di 4 titik.
Selain di Desa Nolokerto, di wilayah Kecamatan Kaliwungu tepatnya di Dusun Mlaten Desa Sumberrejo juga dilakukan drooping air bersih dari PMI Kendal.
“PMI memberikan bantuan air bersih setiap 2 hari sekali dengan menggunakan mobil tangki air berkapasitas 6 ribu liter dan dilakukan sebanyak 2 trip,” jelasnya.
Bantuan air bersih dari PMI Kendal disambut baik oleh warga.
Puluhan jerigen sebagai tempat air bersih tertata untuk menunggu antrian diisi air bersih yang akan digunakan sebagai kebutuhan sehari-hari.
Menurut Rohmad, salah seorang warga setempat menuturkan bahwa, sebelum adanya bantian air bersih, untuk memenuhi kebutuhan air bersih dalam setiap harinya, warga terpaksa mengambil air bersih dari sebuah perusahaan yang sudah berhenti berproduksi diseberang jalan.
“Warga sini terpaksa ambil air bersih ke PT Tensindo yang jaraknya hampir 1 kilometer dari rumah warga,” kata Romad.
Ia juga menyampaikan, warga kekurangan air bersih disebabkan karena warga tidak memasang air dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) dan lebih memilih menggunakan air bersih dari sumur peninggalan orang tua.
“Warga tidak ada yang pasang PDAM, warga banyak menggunakan sumur bor dan sumur peninggalan orang tua, namun 3 bulan ini sumur-sumur warga mengering,” terangnya.(Gus)




