- iklan atas berita -

Metro Times (Purworejo) Sebuah tabung kompresor di bengkel tambal ban di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah meledak pada Jumat (19/07). Dua orang mengalami patah tulang akibat peristiwa tersebut.

Peristiwa itu terjadi di sebuah bengkel milik warga yang berada di pinggir jalan ruas Magelang-Purworejo Desa Kebongunung Kecamatan Loano, Purworejo. Insiden ini memakan tiga korban luka-luka.

Kepala Dusun Kebongunung, Agus Susanto menceritakan insiden itu bermula saat ada sebuah bus pariwisata hendak ganti ban. Saat proses penggantian ban berlangsung tiba-tiba kompresor pengisian angin di bengkel meledak dan mengeluarkan suara dentuman layaknya suara bom.

“Tadi sekitar jam 01.30 WIB, yang meledak kompresor untuk tambah angin itu. Tabung jebol terpental dan mengenai 3 orang,” kata Agus yang diwawancarai usai kejadian

ads

Dalam peristiwa naas itu pemilik
bengkel mengalami luka patah kaki. Sedangkan sopir bus dikabarkan mengalami patah tangan. Kenek bus itu turut menerima imbas atas peristiwa ini meski hanya mengalami luka-luka ringan.

“Korbannya 3, pemilik bengkel kedua kakinya patah, supir bus patah tangannya, dan yang kenek bus hanya luka ringan karena terkena percikan,” kata Agus.

Kuatnya ledakan membuat bengkel yang berada tepat di depan Perumahan Diponayan itu hingga mengakibatkan lokasi di sekitar bengkel itu porak poranda. Bahkan, kaca rumah warga disekitar bengkel pecah-pecah.

“Itu kan bengkelnya kontrak, dan pemilik lahan itu rumahnya disebelah bengkel, kacanya hancur karena ledakkanya kayak bom keras sekali,” kata Agus.

Mendengar kejadian itu, warga kemudian langsung mendekati lokasi meledaknya kompresor tersebut. Para korban kemudian ditolong dan dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan.

“Semuanya di bawa ke RSI Loano, untuk mendapatkan pertolongan,” tutup Agus. (dnl)