
Metro Times (Purworejo) Baru sepekan dipasang, tangan-tangan jail sudah merusak rambu-rambu keselamatan lalu lintas yang dipasang di daerah rawan kecelakaan tepatnya di perempatan Ankruk Kethip, Desa Jenar Lor, Purwodadi, Purworejo. Warga diimbau tetap berhati-hati saat melintas di jalan tersebut.
“Ada laporan dari warga dan hari ini langsung kami tindak lanjuti. Ada aksi perusakan rambu-rambu lalu lintas di jalan Angkruk Kethip, padahal baru seminggu lalu dipasang,” kata Kepala Unit Penegakan Hukum Sat Lantas Polres Purworejo, Iptu Eko Rosdianto, Senin (11/9/2023).
Terpantau pada Senin (11/9/2023) Kanit Gakkum Satlantas Polres Purworejo, bersama Kapolsek, Camat Purwodadi serta petugas dari Dinas Perhubungan Purworejo meninjau rambu-rambu lalu lintas yang dirusak warga tak bertanggungjawab di lokasi tersebut.
Perusakan itu dilakukan dengan merusak tulisan peringatan keselamatan pada rambu-rambu yang pasang di lokasi itu. Tulisan yang seharusnya berbunyi HATI-HATI RAWAN KECELAKAAN diubah menjadi HA-HA AW KECE. Sejuah ini belum diketahui siapa gerangan pelaku perusakan ini.
“Kami sudah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait seperti Dishub, Ibu Camat juga Kapolsek kami akan perbaiki secepatnya,” kata Eko.
Selain memperbaiki Rambu-rambu, di perempatan yang banyak memakan korban kecelakaan lalu lintas itu akan segera dipasang garis kejut serta marka. Hal itu dilakukan untuk meningkatkan kehati-hatian setiap pengendara yang melintas di lokasi tersebut.
Eko mengungkapkan, pada bulan lalu setidaknya dua kasus kecelakaan terjadi dilokasi tersebut. Meski tidak merenggut nyawa, namun kecelakaan tersebut berdampak terhadap kerugian materi yang nilainya cukup besar.
“Rata-rata kecelakaan terjadi karena faktor human error. Korban maupun pelaku kurang waspada, hingga kecelakaan tak terhindarkan. Sebetulnya lokasi di sini cukup terang, jarak padang pun sangat luas dan terbuka,” ujarnya lagi.
Selain rambu-rambu yang pasang Dinas Perhubungan, lanjut Eko, Polres Purworejo pun telah memasang papan imbaun di empat penjuru Angkruk Kethip. Pasca perusakan itu kegiatan patroli akan kembali digalakan di lokasi ini.
“Patroli gabungan akan dilaksanakan nanti, selain meningkatkan keamanan patroli ini juga untuk mencegah aksi balap liar. Balap liar sangat berbahaya baik bagi pelaku maupun pengendara yang melintas,” pungkasnya.(Dnl)




