Dekan FEB UNAIR periode 2025–2030, Prof. Dr. Rudi Purwono, S.E., M.SE., menyerahkan nasi tumpeng kepada Rektor UNAIR Prof. Dr. Muhammad Madyan, S.E., M.Si., M.Fin.
- iklan atas berita -

 

MetroTimes (Surabaya) — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga (FEB UNAIR) memperkuat sinergi dengan para alumni dalam momentum peringatan Dies Natalis ke-65. Kebersamaan lintas generasi tersebut diwujudkan melalui kegiatan Tasyakuran dan Sambang Kampus yang digelar di lingkungan FEB UNAIR, Surabaya, Sabtu (8/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mensyukuri perjalanan panjang FEB UNAIR sekaligus mempererat hubungan antara pimpinan fakultas, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, serta para mantan pimpinan yang telah memberikan kontribusi terhadap perkembangan fakultas.

Dekan FEB UNAIR periode 2025–2030, Prof. Dr. Rudi Purwono, S.E., M.SE.

Dekan FEB UNAIR periode 2025–2030, Prof. Dr. Rudi Purwono, S.E., M.SE., mengatakan usia 65 tahun merupakan pencapaian yang tidak terlepas dari kontribusi berbagai pihak yang selama ini membangun FEB UNAIR.

“Ini merupakan bagian dari kita untuk mensyukuri perjalanan Fakultas Ekonomi dan Bisnis yang sudah menginjak tahun ke-65. Suatu yang luar biasa, karena berbagai capaian yang kita raih merupakan bentuk komitmen dari pimpinan-pimpinan sebelumnya, dosen, tenaga kependidikan, alumni, ikatan alumni, mahasiswa dan seluruh pihak yang berkontribusi,” ujar Rudi.

ads
Pimpinan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNAIR, Dekan: Prof. Dr. Rudi Purwono, S.E., M.SE., Wakil Dekan I (Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni): Prof. Dr. Tika Widiastuti, S.E., M.Si., Wakil Dekan II (Bidang Sumber Daya): Prof. Dr. Rahmat Setiawan, S.E., MM., Wakil Dekan III (Bidang Riset, Inovasi, Kerja Sama, dan Alumni/Sistem Informasi): Novrys Suhardianto, S.E., MSA., Ak., Ph.D.

Menurutnya, kegiatan Sambang Kampus juga memiliki makna penting karena memberikan kesempatan bagi para alumni untuk kembali mengunjungi almamater. Para alumni tidak hanya melihat perkembangan fisik kampus, tetapi juga berinteraksi dengan civitas academica serta berbagi pengalaman selama menempuh pendidikan di FEB UNAIR.

“Alumni kembali mengunjungi almamaternya. Mereka bisa berinteraksi, berdiskusi dan menceritakan pengalaman pada waktu kuliah dulu, sekaligus melihat perkembangan fakultas, baik secara fisik maupun capaian yang telah kita raih dari sisi akademik dan prestasi lainnya,” jelasnya.

Rudi menambahkan, kehadiran para mantan pimpinan UNAIR dan FEB UNAIR menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Mantan Rektor UNAIR Prof. Dr. Mohammad Nasih, SE., MT., Ak., yang menjabat pada periode 2015–2020 dan 2021–2025 serta mantan Dekan FEB UNAIR Prof. Dr. Dian Agustia, SE., MSi., Ak., CMA., CA., periode 2015–2026 ( 2 periode berturut-turut) turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Mantan Rektor UNAIR Prof. Dr. Mohammad Nasih, SE., MT., Ak., yang menjabat pada periode 2015–2020 dan 2021–2025 serta mantan Dekan FEB UNAIR Prof. Dian Agustia periode 2015–2020 dan 2021–2025 dan para alumni FEB turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Menurut Rudi, kehadiran para pemimpin terdahulu menunjukkan adanya kesinambungan kepemimpinan sekaligus dukungan terhadap perkembangan FEB UNAIR ke depan.

“Kehadiran beliau memberikan motivasi bahwa pemimpin-pemimpin sebelumnya berkomitmen untuk terus men-support pencapaian kita ke depannya,” katanya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga (IKAFE UNAIR) Rizky Supriyadi, S.E., Ak., M.B.A., yang turut mengoordinasikan kegiatan bersama jajaran alumni.

Rudi menilai alumni merupakan salah satu kekuatan penting bagi FEB UNAIR. Para lulusan FEB UNAIR saat ini tersebar di berbagai sektor, mulai dari pemerintahan, dunia usaha dan industri, hingga berbagai bidang profesional lainnya.

“Keberhasilan itu tidak akan bisa tercapai tanpa alumni. Alumni kita tersebar dari berbagai aktivitas, baik di pemerintahan maupun dunia usaha. Tentunya ini merupakan kontribusi nyata dan bentuk pengabdian alumni kepada masyarakat, bangsa dan negara,” tuturnya.

Para alumni FEB UNAIR turut hadir pada acara Potong Tumpeng dan Sambang Kampus

Ke depan, FEB UNAIR akan semakin melibatkan alumni dalam proses pendidikan melalui sejumlah program, salah satunya Alumni Mengajar. Program tersebut diharapkan dapat menjadi jembatan antara dunia akademik dengan pengalaman praktis yang dimiliki para alumni.

“Alumni merupakan bagian yang harus kita ajak dalam proses pengajaran. Kita punya program Alumni Mengajar untuk sharing tentang dunia praktis, baik di pemerintahan maupun dunia usaha dan industri yang banyak dibutuhkan oleh masyarakat kita,” ungkap Rudi.

Ketua Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga (IKAFE UNAIR) Rizky Supriyadi, S.E., Ak., M.B.A.

Komitmen tersebut mendapat respons positif dari Ketua IKAFE UNAIR periode 2026–2030, Rizky Supriyadi, S.E., Ak., M.B.A. Ia menegaskan bahwa IKAFE siap memberikan dukungan penuh terhadap FEB UNAIR agar mampu menjadi yang terbaik di Indonesia.

“Siap men-support FEB untuk menjadi nomor satu di Indonesia,” tegas Rizky.

Menurut Rizky, kontribusi alumni akan diwujudkan melalui berbagai program konkret, termasuk IKAFE Mengajar. Alumni akan dilibatkan untuk memberikan pengalaman dan wawasan praktis kepada mahasiswa maupun civitas academica FEB UNAIR.

Tidak hanya dalam bidang pembelajaran, IKAFE juga menyiapkan sejumlah program sosial dan pendidikan. Salah satunya berupa peluncuran dana wakaf pendidikan atau beasiswa bagi mahasiswa, serta program adik dan kakak asuh.

Rizky mengatakan, penguatan jejaring alumni juga membutuhkan keterlibatan para pengurus untuk menjangkau alumni dari berbagai angkatan sekaligus merangkul lulusan-lulusan baru.

“Kita harus ada pengurus yang berkenan menghubungi senior-senior dan juga merangkul adik-adik junior yang baru lulus,” ujarnya.

Sambang Kampus yang digagas IKAFE UNAIR menghadirkan kembali para alumni ke almamater. Bukan sekadar kembali mengenang masa lalu, tetapi menyambung silaturahmi dan membuka ruang kontribusi untuk masa depan FEB UNAIR.

Dalam kegiatan Sambang Kampus tersebut, alumni yang hadir berasal dari berbagai generasi. Angkatan paling senior yang hadir tercatat berasal dari angkatan 1962, sedangkan alumni terbaru berasal dari angkatan 2023.

Pertemuan lintas generasi itu dinilai menjadi kekuatan tersendiri bagi IKAFE dalam membangun jejaring alumni yang lebih solid.

Rizky juga menegaskan bahwa IKAFE akan berupaya memperkuat hubungan antara alumni dan lulusan FEB UNAIR, terutama dalam membuka akses terhadap dunia kerja.

Menurutnya, jaringan alumni yang tersebar di berbagai sektor dapat menjadi salah satu pintu masuk bagi mahasiswa dan lulusan baru untuk memperoleh pengalaman profesional.

“IKAFE akan mengupayakan bahwa alumni-alumni bisa menyerap lulusan-lulusan dari FEB, termasuk mulai dari magang sampai dengan rekrutmen dan seterusnya,” katanya.

Dengan demikian, kontribusi alumni tidak hanya berhenti pada hubungan emosional dengan almamater, tetapi juga diarahkan menjadi dukungan nyata terhadap pengembangan kapasitas mahasiswa dan penyerapan lulusan di dunia kerja.

Rizky menilai perkembangan FEB UNAIR saat ini sudah sangat luar biasa. Ia menyoroti capaian sejumlah program studi FEB UNAIR yang telah memperoleh pengakuan internasional.

Ia menegaskan, IKAFE akan terus memberikan dukungan agar capaian tersebut dapat dipertahankan dan ditingkatkan.

“FEB sudah sangat luar biasa. Beberapa prodi menjadi nomor dua dunia, tahun lalu sempat menjadi nomor satu. IKAFE siap men-support itu,” ujarnya.

Rizky juga menyinggung capaian Universitas Airlangga dalam pemeringkatan global yang menurutnya menjadi kebanggaan bersama sekaligus tantangan untuk terus meningkatkan posisi universitas di tingkat internasional.

Sinergi antara FEB UNAIR dan IKAFE diharapkan mampu memperkuat ekosistem pendidikan, memperluas jejaring profesional, meningkatkan peluang karier lulusan, serta mendorong kontribusi alumni bagi almamater.

Momentum Dies Natalis ke-65 akhirnya tidak hanya menjadi ajang refleksi atas perjalanan FEB UNAIR selama lebih dari enam dekade, tetapi juga menjadi titik penguatan komitmen lintas generasi untuk membawa FEB UNAIR semakin berprestasi, berdampak, dan memiliki daya saing global.

Dengan dukungan pimpinan, civitas academica, mahasiswa, serta jejaring alumni dari berbagai generasi, FEB UNAIR menatap perjalanan berikutnya dengan semangat memperkuat kualitas pendidikan sekaligus memperluas kontribusi bagi masyarakat, bangsa, dan dunia.

(nald)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!