- iklan atas berita -

Metro Times (Purworejo)- Seorang Siswa SMP 17 atas nama Ridho Mukti Rozakhi yang dinyatakan hilang terseret arus di Pantai Dewaruci, Jatimalang Purwodadi Purworejo pada Rabu (8/10) hingga kini belum ditemukan. Tim SAR gabungan dari Basarnas Cilacap, TNI, Polri, BPBD, PMI, potensi SAR, RAPI, Komunitas Drone Fishing masih bekerja keras melakukan pencarian.

Pada hari kedua pencarian korban, Tim SAR menerbangkan drone thermal untuk mempermudah proses pencarian. Pesawat tanpa awak ini disebut mampu mendeteksi suhu panas tubuh dengan jangkauan mencapai 30 km.

Koordinator tim pencari korban, dari Basarnas Cilacap, Rowidin menerangkan, ombak Pantai Dewaruci Jatimalang ini cukup tinggi. Hal ini mengganggu jarak pandang dalam upaya pencarian secara manual.

Kendati demikian, upaya penyisiran juga tetap dilakukan untuk mempercepat langkah pencarian. Terkait peristiwa ini Tim SAR juga telah menyebar informasi ke para nelayan yang melaut.

“Kami meminta kepada nelayan yang melaut kalau menemukan atau melihat korban mohon segera melapor ke Posko di gardu pandang sebelah barat,” ucap Rowidin.

ads

Pada kesempatan sebelumnya, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Purworejo, Wasit Diono mengutarakan, sesuai laporan yang diterima peristiwa itu terjadi pada Rabu (08/10) sekitar pukul 14.00 WIB. Korban yang dinyatakan hilang atas nama Ridho Mukti Rozakhi, warga Desa Somorejo, Kecamatan Bagelen, Kabupaten Purworejo.

“Rabu sekitar pukul 13.00 WIB, ada lima anak dari SMPN 17 (Bagelen) berekreasi ke Pantai Dewaruci. Mereka berada di jarak sekitar 100-200 meter sebelah barat gardu pandang. Siang itu kelima anak tersebut berenang kurang lebih 10 menit hingga ke bagian palung laut,” sebut Wasit.

Saat asik menikmati air pantai, tiba-tiba ombak besar datang dan menggulung para korban masing-masing Ridho, Adit, Syukron, Wiyo dan Fiki. Keempat anak korban merupaka siswa kelas 8, hanya Ridho yang masih duduk di bangku kelas 7 SMPN 17 Purworejo.

“Dua anak dapat menyelamatka diri, sedangkan korban Ridho tergulung ombak besar hingga masuk ke palung laut. Saat itu korban masih sempat berteriak minta tolong. Melihat hal itu dua kawan korban, Wiyo dan Fiki berteriak minta tolong ke warga, namun korban Ridho sudah tidak terlihat,”ujarnya.

Wasit berharap, upaya pencarian yang dilakukan Tim SAR Gabungan segera menuai hasil. Ia juga meminta pihak keluarga bersabar atas musibah ini.(tyb)