
Metro Times (Natuna) Meski dilanda pandemi covid-19 tak surutkan para TNI AD dalam melaksanakan gotong royong bersama masyarakat. Itulah yang dilakukan oleh para Babinsa se-Kecamatan Bunguran Timur yang masuk Koramil 01/Ranai Kodim 0318/Natuna yang secara bersama-sama melaksanakan gotong royong bersih-bersih di obyek wisata Teluk Panglima.
“Gotong royong ini adalah dalam rangka TMMD yang ke-110 di Pian Padang Desa Cemaga Selatan Kecamatan Bunguran Selatan,” ujar Serda Davit, salah satu Babinsa Koramil Ranai, Sabtu (27/3).
Dijelaskan oleh Serda Davit, maksud dan tujuan dilaksanakannya gotong royong ini adalah dalam rangka TMMD ke-110 Kodim 0318/Natuna dengan motto “Wujud Sinergi Membangun Negeri” yang ada di wilayah Desa Cemaga Selatan Kecamatan Bunguran Timur.
“Walaupun saat ini kita menghadapi pandemi covid-19, namun semangat gotong royong tidak boleh hilang dan harus terus dilestarikan,$ terang Serda Davit.
Sementara Kepala Desa Cemaga Selatan, Abdul Gafar mengatakan, Teluk Panglima merupakan salah satu wisata baru di tempatnya yang merupakan wisata alam yang terdiri dari pantai, gunung, perbukitan dan juga bebatuan yang terhampar luas di tepi pantai dimana umurnya sudah jutaan tahun lamanya. Menurutnya, tempat ini sangat bagus dan strategis untuk destinasi wisata.
“Dengan adanya TMMD ini sangat bermanfaat bagi kami masyarakat biasa, selain kita menjaga dan melestarikan wisata daerah, ini juga sebagai bentuk promosi gratis sekaligus untuk memajukan wisata di Kab. Natuna,” ucap Kepala Desa.
Jelas Kepala Desa, pihaknya banyak-banyak berterima kasih kepada TNI AD khususnya Kodim 0318/Natuna melalui Koramil 01/Ranai yang sudah berpartisipasi mendukung kegiatan gotong royong untuk meningkatkan pariwisata sebagai salahsatu icon Desa Cemaga Selatan untuk memperkenalkan ke dunia luar bahwa Teluk Panglima diakui sebagai salahsatu wisata di wilayah Pian Padang Desa Cemaga Selatan Kab. Natuna.
“Terima kasih kepada Babinsa dan Satgas TMMD ke-110 Kodim 0318/Natuna yang hari ini telah mengadakan gotong royong, dimana gotong royong ini adalah sebuah dukungan terhadap pariwisata di Kab. Natuna, khususnya dalam hal ini obyek wisata Teluk Panglima,” jelas Kepala Desa. (rif)




