
Metro Times (Purworejo) Imam Teguh Purnomo SE AKT, anggota DPRD dari Partai Golkar Dapil Jawa Tengah IX, dengan didampingi Ardi satya sadharma, anggota DPRD Purworejo dari dapil Purworejo I, memberikan perhatian terhadap masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19 di Kabupaten Purworejo. Perhatian itu diwujudkan dengan turun langsung ke lokasi serta membagikan puluhan paket sembako kepada warga di Desa Kaligono Kecamatan Kaligesing dan Kelurahan Baledono Purworejo, Kamis (6/5/20) pagi.
Sebanyak 80 paket sembako diserahkan secara simbolis oleh Imam Teguh Purnomo, kepada Kepala Dusun Jetis Desa Kaligono, Slamet 40 paket. Sementara di RT 01 RW 07 Kelurahan Baledono 40 paket, bantuan diterima secara simbolis oleh Ketua RT 01, Khamdan Mansyur.
Diketahui, ada sebanyak 42 Kepala Keluarga (KK) di RT 01 RW 07 melakukan isolasi mandiri akibat belasan warganya positif Rapid Test sejak pekan lalu.
Kepada Khamdan Mansyur dan Slamet, Imam menyampaikan bahwa pemberian bantuan kali ini merupakan bagian dari kepeduliannya selaku Anggota DPRD dapil Jawa Tengah IX untuk berperan serta dalam meringankan beban masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19.
“Kami minta kepada masyarakat untuk tetap sabar. Semoga kita segera terbebas dari wabah covid-19 ini,” kata Imam.
Imam juga menghimbau kepada masyarakat agar tetap berada di rumah dan memakai masker bila bepergian, serta selalu mencuci tangan pakai sabun dan menghindari kerumunan.
Sementara itu, Kadus Jetis Slamet mengapresiasi atas kepedulian dan bantuan sembako dari anggota DPRD Provinsi Jateng yang berasal dari Kabupaten Purworejo tersebut.
“Semoga bantuan ini dapat bermanfaat bagi warga Dusun Jetis Desa Kaligono,” ujarnya.
Apresiasi senada diungkapkan Khamdan Mansyur. Menurutnya, adanya bantuan kali ini menjadi motivasi tersendiri bagi warganya yang sejak sepekan terakhir mengisolasi mandiri.
“Alhamdulillah, sudah ada beberapa pihak yang peduli. Kami berterima kasih dan mohon doanya agar isolasi mandiri ini bisa segera berakhir sehingga warga pulih kembali,” ungkapnya.
Khamdan juga menegaskan, bahwa warga RT 01 yang berjumlah 15 tersebut baru positif rapid test awal, bukan positif covid-19 seperti diberitakan di salah satu media di Purworejo.
“Memang ada warga RT 01 yang positif covid-19 ya itu, warga yang pulang dari Gowa, tapi bukan ke 15 yang positif rapid test tersebut, itu juga baru rapid test awal. Jadi berita yang menyebut ke 15 warga RT 01 positif covid-19 tidaklah benar,” tegasnya.
(Dnl)





