- iklan atas berita -

METROTIMES ( Ambon ) Partai Golkar Provinsi Maluku tengah gencar menyusun langkah-langkah untuk penyelenggaraan Musyawarah Daerah (Musda) di seluruh wilayahnya. Dalam rapat kerja Korbit Kepertayaan yang baru saja berlangsung, dipimpin oleh Ketua Umum Bimbingan, dua poin krusial disepakati untuk memastikan kelancaran proses organisasi partai.

Sebagai Ketua Musda Golkar Maluku sekaligus PAW Anggota DPRD Provinsi Maluku, Ridwan Marasabessy menjelaskan bahwa batas akhir penyelenggaraan Musda untuk 11 Kabupaten dan Kota ditetapkan hingga bulan April 2026. Keterbatasan waktu ini disesuaikan dengan jadwal persiapan verifikasi partai guna mendapatkan status peserta pemilu yang sah, yang akan dilaksanakan setelah bulan April.

“Kita harus selesai dengan semua persiapan Musda sebelum April tiba. Karena setelah itu, fokus utama kita akan teralihkan ke proses verifikasi yang menjadi syarat penting bagi partai untuk berpartisipasi dalam pemilu,” ujar Ridwan.

Selain menetapkan jendela waktu, rapat juga menyepakati tentang perpanjangan masa periodik yang telah berakhir. Setiap daerah bebas mengusulkan tanggal pelaksanaan Musda sesuai dengan kesiapan masing-masing, dengan harapan seluruh proses dapat berjalan sesuai rencana.

“Semua 11 Kabupaten dan Kota memiliki keleluasaan untuk mengajukan jadwal yang paling tepat. Kami yakin tidak akan ada hambatan yang menghalangi pelaksanaannya, karena ini adalah fondasi untuk memperkuat eksistensi Golkar di tingkat daerah,” tambahnya.

ads

Langkah ini menjadi bukti komitmen Golkar Maluku dalam menjalankan tata kelola organisasi dengan baik, sekaligus mempersiapkan diri secara optimal menghadapi tantangan politik mendatang.( Tasya Patty  )