
Metro Times (Magelang) Warga Desa Ngargosoka Kaliangkrik Kabupaten Magelang, siang ini di gegerkan dengan adanya penemuan mayat yang sudah dalam keadaan rusak, kepala tinggal tempurung, sedangkan kaki dan paha sudah dalam keadaan membusuk.
Awal mula, mayat pertama kali ditemukan oleh Sirin, warga Dusun Ponganang Desa Ngargosoka Kecamatan Kaliangkrik, ketika dirinya sedang mencari burung di ladang. Dan ketika Sirin sedang di ladang dekat Kali Kanci, dari jarak kurang lebih 500 meter, dirinya melihat sesosok mayat yang sudah dalam keadaan rusak, Minggu (28/07) pukul 08.00 wib.
“Ketika Saya melihat mayat tersebut, Saya langsung pulang dan langsung memberitahukannya ke para tetangga dan Kadus (Kepala Dusun). Setelah itu langsung melaporkannya ke Polsek Kaliangkrik,” terang Sirin.
Mendapat laporan dari warga, Polsek Kaliangkrik langsung mendatangi TKP dengan bersama pihak Puskesmas Kaliangkrik dan melakukan pengecekan dan identifikasi.
“Setelah dilakukan proses identifikasi, mayat tersebut berjenis perempuan, dan di dapatkan identitas yaitu bernama Poyem (90) warga Dusun Kwayuhan Desa Munggangsari Kecamatan Kaliangkrik,” jelas Mat Ruri, yang tidak lain Kepala Dusun Kwayuhan Desa Munggangsari, saat mendampingi pihak Kepolisian dan tim dari Puskesmas Kaliangkrik.
Selain berjenis perempuan, tidak diketemukan tanda-tanda penganiayaan dalam mayat atas nama Poyem, walaupun mayat tersebut sudah dalam keadaan rusak.
“Korban sudah usia lanjut dan sering pergi meninggalkan rumah atau pikun,” pungkas Kadus Kwayuhan.
Atas kejadian ini, pihak keluarga menerima hasil identifikasi dari Polsek dan Puskesmas Dokter Uma Malika, serta menerima bahwa kejadian ini adalah sebagai musibah. Selanjutnya, jenazah akan di bawa pulang ke alamat asal yaitu Dusun Yososari Desa Reco Kecamatan Kretek Kabupaten Wonosobo. (Arif)




