
MetroTimes (Surabaya) – Suasana haru dan penuh kebanggaan mewarnai kegiatan Pelepasan dan Perpisahan Siswa Kelas IX SMP Muhammadiyah 2 Taman (SPEMDUTA) Sidoarjo yang digelar di Hotel Grand Swiss-Belhotel Surabaya, Sabtu (13/6/2026).
Sebanyak 140 siswa resmi dilepas setelah menuntaskan pendidikan selama tiga tahun di sekolah yang dikenal dengan berbagai program unggulannya tersebut.

Kepala Sekolah SMP Muhammadiyah 2 Taman Sidoarjo, Arif Syaifuddin, S.Pd., M.Pd., Gr., menyampaikan bahwa para lulusan tahun ini berasal dari tiga program unggulan sekolah, yakni Muhammadiyah International Class Orientation (MICO), Tahfidz, dan Excellent Class.
“Alhamdulillahirabbil’alamin, hari ini kami melaksanakan kegiatan pelepasan dan perpisahan siswa kelas IX SMP Muhammadiyah 2 Taman. Sebanyak sekitar 140 siswa dari kelas MICO, Tahfidz, dan Excellent kami lepas untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” ujarnya.
Menurut Arif, lulusan tahun ajaran 2025/2026 tidak hanya menyelesaikan berbagai ujian akademik, tetapi juga diwajibkan menghasilkan karya riset dan proyek inovatif sebagai syarat kelulusan. Program tersebut menjadi salah satu ciri khas SPEMDUTA dalam membentuk karakter pelajar yang kreatif, kritis, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
“Selain mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA), ujian tulis, ujian praktik, dan ujian ISMUBA, seluruh siswa kelas IX tahun ini juga harus memiliki hasil riset dan proyek. Dari 140 siswa, lahir sekitar 25 riset dan proyek temuan yang dihasilkan oleh anak-anak,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, sekolah juga memberikan berbagai penghargaan kepada siswa berprestasi, mulai dari kategori Best Student, Academic Student, Non-Academic Student hingga penghargaan bagi siswa istimewa.
Prestasi nonakademik menjadi salah satu kebanggaan lulusan SPEMDUTA tahun ini. Sejumlah siswa berhasil menorehkan prestasi melalui berbagai cabang olahraga dan kompetisi, seperti Tapak Suci, Taekwondo, futsal, serta olimpiade akademik di berbagai tingkat.
“Untuk kategori nonakademik yang menonjol tahun ini berasal dari Tapak Suci dan Taekwondo. Selain itu ada juga siswa yang berprestasi di futsal, olimpiade, dan berbagai bidang lainnya,” katanya.
Meski belum memiliki program penyaluran studi ke luar negeri pada jenjang SMP, SPEMDUTA terus membangun fondasi pendidikan berwawasan global melalui program MICO dan berbagai pembelajaran yang mendukung kesiapan siswa menghadapi persaingan internasional.
“Kami memberikan pengalaman dan pembelajaran yang mempersiapkan anak-anak untuk menjadi generasi global. Harapannya nanti setelah SMA mereka memiliki kesempatan dan kepercayaan diri untuk melanjutkan pendidikan hingga ke luar negeri,” tambah Arif.
Sementara itu, animo masyarakat terhadap SPEMDUTA terus menunjukkan tren positif. Untuk tahun ajaran 2027/2028, sekolah menargetkan penerimaan sebanyak 224 siswa baru. Hingga pertengahan proses penerimaan, jumlah pendaftar yang telah bergabung mencapai sekitar 180 siswa.
“Insya Allah pagu penerimaan tahun ajaran mendatang sebanyak 224 siswa. Saat ini kami sudah mendapatkan sekitar 180 siswa yang tersebar di kelas MICO, Tahfidz, dan Excellent,” ungkapnya.
Menutup penjelasan kepada media, Arif menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh lulusan dan berharap ilmu serta pengalaman yang diperoleh selama belajar di SPEMDUTA dapat menjadi bekal untuk meraih masa depan yang lebih baik.
“Sekolah telah berusaha memberikan fasilitas dan bekal terbaik selama tiga tahun. Semoga anak-anak mendapatkan sekolah lanjutan yang sesuai dengan cita-cita dan mampu mengantarkan mereka menuju karier dan masa depan yang gemilang,” tuturnya.
Acara pelepasan yang dihadiri sekitar 550 orang, terdiri atas siswa, orang tua, guru, dan tamu undangan, berlangsung meriah sekaligus penuh haru sebagai penanda berakhirnya perjalanan para siswa di bangku SMP dan awal langkah menuju jenjang pendidikan berikutnya.
(nald)




