Beranda Breaking News 25. 989 Hektar Lahan Pertanian, Hanya 1 Persen Yang Ikut AUTP

25. 989 Hektar Lahan Pertanian, Hanya 1 Persen Yang Ikut AUTP

0
531
- iklan atas berita -

 

Metro Times (Kendal) Luas lahan pertanian yang ada di Kabupaten Kendal, setidaknya ada 25.989 hektare, namun sampai saat ini hanya 77 hektare atau sekitar 1 persen yang sudah ikut Progam Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP).

 

AUTP sendiri merupakan progam untuk memberikan perlindungan kepada petani dari kerugian akibat gagal panen karena banjir, kekeringan dan serangan oraganisme pengganggu tumbuhan.

 

ads

Dengan mengikuti progam AUTP akan mengurangi beban petani jika tanaman yang ditanam mengalami gagal panen atau puso.

 

“Program asuranai ini dikerjasamakan dengan Jasindo. Petani hanya membayar premi asuransi sebesar 36 ribu rupiah untuk satu hektar tiap satu masa tanam. Asuransi yang didapat sebesar enam juta rupiah per hektarenya,” kata Kepala Bidang Hortikultura Dinas Pertanian Kendal, Pandu Rapriat Rogojati, jumat (19/7/2019).

 

Pandu menjelaskan, bagi petani yang lahan sawahnya tidak didaftarkan AUTP dan mengalami puso akibat kemarau, pihaknya hanya dapat memberikan bantuan benih padi gratis untuk meringankan beban petani.

 

Namun pengajuan berserta rekomendasi dari petugas Penyuluh Pertanian Lapangan.

 

Berdasarkan pendataan di lapangan, daerah pertanian yang berpotensi kekeringan ada enam kecamatan, yakni Kendal, Patebon, Brangsong, Kangkung, Rowosari, dan Cepiring dengan luas lahan sekitar 449 Hektare.

 

“Kami segera mendirikan beberapa posko kekeringan dan menyiagakan Brigade Alsintan untuk melakukan monitoring penggunaan pompa air maupun alat tani lainnya yang dibantukan kepada petani. Setiap posko disiapkan alat pengairan agar dapat membantu petani yang membutuhkan air untuk sawahnya,” ujarnya.(Gus)