
Metro Times (Kendal) Sebanyak 286 pimpinan ranting dan 20 pimpinan anak cabang Ansor dan Banser akan mengikuti kegiatan selama tiga hari dalam kemah kebangsaan yang akan dibuka sore nanti oleh Ketua PC GP Ansor Kendal, Muhammad Ulil Amri di Ponpes Darussalam, Meteseh, Boja.
“Kemah Kebangsaan dengan tema Membangun Karakter Kader yang memiliki jiwa kepemimpinan, loyal dan militan ini dalam rangka memperingati Tahun Baru Hijriah ke-1441 dan HUT Kemerdekaan RI ke-74,” kata Ulil Amri, jumat (30/8/2019).
Ia juga menyampaikan, Kemah Kebangsaan digelar juga untuk menumbuhkan lagi jiwa kepemimpinan, meningkatkan kualitas SDM, dan memompa kembali militansi para pengurus untuk berkhidmah pada garis perjuangan organisasi mengabdi pada NKRI.
“Kegiatan ini akan diikuti oleh pengurus Ansor dari semua tingkatan di Kabupaten Kendal yang terdiri dari 286 ranting dan 20 anak cabang dengan mendelegasi seluruh kepala Kesatuan tingkat Anak Cabang dan satuan kelompok tingkat Ranting,” jelasnya.
Selain itu, kemah kebangsaan juga sebagai ajang konsolidasi pengurus. Sejumlah isu strategis akan dibahas terkait situasi kebangsaan terkini dan bagaimana peran Ansor dan Banser.
Kegiatan yang akan digelar selama tiga hari ini akan dihadiri KH Taj Yasin Maemoen Wakil Gubernur Jawa Tengah yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Ketua PW GP Ansor Jawa Tengah.
Selain itu, akan hadir juga Panglima Besar Banser Maulana Habib Luthfi bin Ali bin Yahya dari Pekalongan yang akan menyampaikan maidhoh hasanah pada hari kedua. Kemudian dilanjutkan Latihan Gabungan (Latgab) komandan Banser dari semua tingkatan se Kabupaten Kendal yang akan dibaiat langsung oleh Panglima Besar Banser ini.
Menurut Misbahul Munir, Sekretaris PC Ansor Kendal, keanggotaan Ansor dan Banser yang jumlahnya terus bertambah membutuhkan pengelolaan yang lebih baik.
Dikatakannya, akhir pekan lalu sebanyak 216 personil mengikuti Diklatsar Banser. Dengan penambahan personil baru tersebut, jumlah keseluruhan anggota Banser tidak kurang dari 7000 personil. Jumlah ini belum termasuk anggota Ansor, dan Banser senior imbuhnya.
“Sampai hari ini dan seterusnya, Ansor dan Banser akan terus mengawal nilai-nilai dan tradisi baik agama maupun budaya yang telah menyatukan bangsa kita yang besar dalam bingkai kebhinekaan ini,” tegas Munir.(Gus)




