Metro Times (Purworejo) Sebanyak 38 penyandang disabilitas di Kabupaten Purworejo menerima bantuan kaki palsu dari Polres Purworejo bekerja sama dengan Kick Andys Foundation. Penyerahan kaki palsu itu berlangsung di Halaman Asrama Vanlaar Polres Purworejo, Kamis (6/9) pagi. Acara itu juga dihadiri Ketua Bhayangkari Daerah Jawa Tengah yang juga Ketua Yayasan Kemala Bhayangkari Daerah Jawa Tengah, Santi Chondro
Kirono.
Suasana haru tampak di wajah para anggota kepolisian dan Bhayangkari kala dilakukan pemasangan kaki palsu secara simbolis kepada Mbah Tutur dan Mbah Sutiyah.
Usai dipasangkan kaki palsu oleh Istri Kapolda, Istri Kapolres dan perwakilan Kick Andy Fondation, spontan Mbah Sutiyah berdiri. Dengan ceria, nenek yang sudah berkurang pendengarannya ini langsung berjalan dan naik panggung.
Pemandangan ini sontak membuat beberapa hadirin meneteskan air mata.
“Saya sangat senang, bisa memperoleh kaki palsu,” ujar Mbah Sutiyah yang sehari-harinya menggunakan kaki palsu dari bambu untuk bekerja.
“Saya kena penyakit gula, dan sudah diamputasi satu tahun lalu,” kata Mbah Sutiyah.
Mbah Sartini, penerima bantuan lainnya, juga mengaku senang mendapat kaki palsu baru. Selama ini, warga Kecamatan Kemiri ini jika berjalan harus rambatan tembok rumah, bahkan kadang ngesot. Dia memang mempunyai kursi roda, tapi katanya hanya dipakai untuk bepergian.
Sementara itu Ketua Bhayangkari Jawa Tengah, Santi Chondro Kirono menyatakan sangat mendukung kegiatan sosial ini. Hampir semua Polres di Jawa Tengah telah melakukan kegiatan pemberian kaki palsu seperti ini.
Diungkapkan, kegiatan ini adalah upaya kepolisian sebagai pelayan masyarakat. Kapolda memerintahkan kepada para Kapolres untuk berkoordinasi dengan masing-masing Kapolsek. Kapolsek agar mendata jumlah warga di tempatnya bertugas yang membutuhkan bantuan kaki palsu.
“Harapan kami, semoga dengan bantuan ini, bapak-bapak dan ibu-ibu bisa meningkatkan aktivitasnya,” ungkap Santi. (Daniel)




