
Metro Times (Purworejo) Lima desa dan kelurahan di Kabupaten Purworejo mendapat suntikan dana dari Kementrian Sosial RI. Anggaran tersebut diberikan untuk membangun berbagai fasilitas umum yang memiliki fungsi edukasi gotong royong.
Pendamping Keserasian Sosial Kabupaten Purworejo, Agus Susilo, mengatakan, di Kabupaten Purworejo sendiri yang mendapatkan bantuan dari Dinas Sosial ada 5 titik yang terbagi dalam 2 progam.
“Tiga untuk progam Keserasian Sosial, dua untuk kearifan lokal, yaitu Desa Patutrejo Kecamatan Grabag, Desa Karangtejo Kecamatan Kutoarjo, dan Kelurahan Sucenjurutengah Kecamatan bayan. Kalau kearifan lokal lebih kita titik beratkan pencegahan konflik sosial melalui kesenian,” katanya beberapa waktu yang lalu.
Dua desa yang mendapatkan bantuan kearifan lokal yang nanti masing-masing mendapatkan 50 juta yaitu Desa Ukirsari dan Desa Kaligintung. Dengan rincian 40 juta untuk pembelian alat-alat kesenian 8 juta untuk pentas dan 2 juta untuk operasional.
Pejabat Perlindungan Sosial Korban Bencana Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah, Wibowo, dalam Acara Forum Keserasian Sosial yang berlangsung di Desa Patutrejo Kecamatan Grabag, belum lama ini, mengungkapkan, sejumlah desa dan kelurahan tersebut mendapat bantuan berupa uang yang nantinya disalurkan melalui rekening Forum Keserasian.
“Dana bantuan ini bisa digunakan untuk membangun fasilitas masyarakat seperti pendopo pertemuan, tugu, dan fasilitas umum yang bermanfaat untuk menanamkan jiwa gotongroyong,” ujarnya.
Ia menambahkan untuk membangun semangat gotong-royong di masyarakat maka progam yang diadakan ini dalam prakteknya tidak boleh ada pembayaran atau upah yang diberikan kepada pekerja pembangunan fisik. Sehingga pada pelaksanaannya dibentuk tim yang mengerjakan proyek tersebut.
“Inti dari pembangunan ini meskipun ada bantuan fisik berupa rabat beton tapi tidak boleh memberi upah, jadi memang untuk membangun gotong-royong jadi harus dilaksanakan gotong-royong tidak ada pembayaran upah,” ucapnya.(dnl)




