- iklan atas berita -

 

Metro Times (Magelang) Dua los pasar Desa Kaponan dan Desa Pakis Kabupaten Magelang ludes terbakar, Senin (31/12) sekira pukul 03.00 WIB.

Sebanyak 56 kios yang berjualan aneka kelontong, untuk keperluan sehari-hari habis tak tersisa, sedikitnya 6 unit pemadam kebakaran dari Kabupaten Magelang diterjunkan untuk mematikan api.

Menurut keterangan Tukiman (56) selaku penjaga pasar tersebut bahwa sebelumnya dari pojokan atap kios milik Jono atau Dayu terlihat percikan api.

“Secepatnya kami bersama beberapa warga sekitar langsung mencoba mematikan api dengan peralatan seadanya dan menghubungi Dinas Kebakaran, namun api cepat membesar tanpa bisa dipadamkan. Sekitar 35 menit api menghabiskan kios dan lapak para pedagang ini,” terang Tukiman.

ads

Sementara Dinas Pasar Kabupaten Magelang melalui Kepala Pasar Kaponan Munir (52), saat dikonfirmasi oleh Wartawan di lokasi kejadian mengatakan,

“Dugaan sementara kebakaran ini terjadi akibat konsleting arus pendek listrik, dan secepatnya dari Dinas Pasar akan melakukan relokasi sementara di wilayah dalam pasar yang masih kosong. Kami berharap para korban bersabar dan diberikan ketabahan,” jelasnya.

Bupati Magelang Zaenal Arifin SIP, didampingi Kepala Dinas pasar, Camat Pakis HM. Taufiq SH. MH., Serta Kapolsek Pakis AKP. Sukirman SH., langsung mendatangi lokasi dan berjanji secepatnya Pemerintah Daerah akan membangun kembali los yang terbakar ini untuk memberikan tempat bagi para pengguna kios-kios tersebut sesuai keadaan semula agar mereka bisa berjualan seperti saat sebelumnya.

“Seberapa luas tempat sementara yang akan dibangun nantinya kami berharap para korban untuk menerima karena ini sifatnya darurat, tapi setelah nanti selesai perbaikan lokasi yang terbakar mereka akan mendapatkan hak nya menempati tempat seperti semula,” tambah Munir. (Arif)