- iklan atas berita -

 

 

Metro Times (Magelang) Peristiwa sejarah Soempah Pemoeda atau Sumpah Pemuda merupakan suatu pengakuan dari Pemuda-Pemudi Indonesia yang mengikrarkan satu tanah air, satu bangsa dan satu bahasa. Sumpah Pemuda dibacakan pada tanggal 28 Oktober 1928 hasil rumusan dari Kerapatan Pemoeda-Pemoedi atau Kongres Pemuda II Indonesia yang hingga kini setiap tahunnya diperingati sebagai Hari Sumpah Pemuda.

Tidak luput dari momen Hari Sumpah Pemuda, Lembaga Pendidikan Akademi Militer (Akmil), yang mendidik dan mencetak calon-calon perwira generasi penerus bangsa, juga melaksanakan Upacara Hari Sumpah Pemuda, bertempat di lapangan Pancasila Akmil. Pada kesempatan itu, Wakil Gubernur Akmil, Brigjend TNI Wirana Prasetya Budi SE bertindak sebagai Inspektur Upacara dan Kabagren Sdirbinlem Akmil Letkol Arh Dr Heri Wijanarko SSos MSc sebagai Komandan Upacara dan pembaca ikrar sumpah pemuda oleh Sersan Mayor Taruna (Sermadatar) Ibradoh. Upacara ini diikuti oleh seluruh organik Akmil baik militer maupun PNS serta seluruh peserta didik (Taruna/Taruni). Peringatan Hari Sumpah Pemuda ini mengusung tema, Bangun Pemuda Satukan Indonesia, Senin (29/10).

Amanat Menpora yang dibacakan oleh Inspektur Upacara mengatakan bahwa, pesatnya perkembangan teknologi informasi ibarat dua mata pisau, satu sisi ia memberikan jaminan kecepatan informasi, sehingga memungkinkan para pemuda kita untuk meningkatkan kapasitas pengetahuan dalam pengembangan sumber daya serta daya saing, namun pada sisi yang lain perkembangan ini mempunyai dampak negatif. Informasi-informasi yang bersifat destruktif mulai dari Hoax, Hate speech, pornografi, narkoba, pergaulan bebas hingga radikalisme dan terorisme juga masuk dengan mudahnya. Apabila kaum muda tidak dapat membendung dengan filter ilmu pengetahuan serta kedewasaan dalam berbangsa dan bernegara.

ads

Wakil Gubernur Akmil menambahkan, ciri pemuda yang maju adalah pemuda berkarakter, berkapasitas dan berdaya saing. Oleh karena itu, Revolusi Mental harus dapat kita jadikan sebagai pemicu untuk mempercepat terwujudnya pemuda yang maju. Dengan mewujudkan pemuda yang maju berarti kita dapat menghasilkan bangsa yang hebat.

“Wahai pemuda Indonesia, dunia menunggumu, berjuanglah, lahirkan-lah ide-ide, tekad dan cita-cita, pengorbananmu tidak akan pernah sia-sia dalam mengubah dunia” demikian sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga yang dibacakan oleh Wakil Gubernur Akmil, Brigadir Jenderal TNI Wirana Prasetya Budi SE. (Arif)