
Metro Times(Purworejo)-Seorang remaja yang diduga sebagai pelaku pencurian entok meregang nyawa usai menabrak sebuah pohon kelapa. Aksinya pencurian berujung maut itu terjadi di Desa Tunggulrejo, Kecamatan Grabag, Purworejo pada Rabu (22/10).
Kapolres Purworejo yang dikonfirmasi melalui Kapolsek Grabag, AKP Diah Ayu Ida Nursanti, SH menjelaskan pria terduga pelaku pencurian seekor unggas berinisial MS (14) itu meninggal dalam perjalan menuju rumah sakit. Nyawanya tak tertolong karena mengalami cidera serius pada bagian kepala akibat kecelakaan itu.
“Kejadian pencurian yang berujung kecelakaan tunggal dan mengakibatkan salah satu terduga pelaku meninggal ini terjadi pada Rabu malam sekitar pukul 10:30 WIT di rumah salah satu warga Desa Tunggulrejo,” kata Kapolsek
Ia mengutarakan, aksi pencurian itu melibatkan tiga orang, masing-masing MS(14), DF (18) serta BM (16). Pencurian itu terjadi bermula saat ketiga remaja ini berkumpul dan disela obrolan mereka, salah satu terduga pelaku mengajak kedua rekanya untuk melakukan aksi pencurian entok.
Ketiganya setuju dan memutuskan untuk mencari sasaran di desa sekitar dengan berboncengan menggunakan satu motor. Saat melintas di salah satu rumah warga Desa Tunggulrejo mereka melihat seekor entok jantan yang berkeliaran dan saat itulah mereka menjalankan aksinya.
Nahas, aksi pencurian itu kedapatan oleh pemilik entok. Merasa entoknya ditangkap dan dibawa pelaku, korban malam itu teriak sekuatnya. Sementara pelaku lari dengan membawa seekor entok menuju motor yang dikemudikan MS.
“Malam itu warga pemilik entok teriak, ada maling. Pelaku langsung lari dengan membawa seekor entok menuju motor. Saat sudah berada diatas motor mereka bergegas tancap gas untuk melarikan diri dengan membawa satu ekor entok,” kata dia lagi.
Diduga karena panik, motor yang dikendarai pelaku ini oleng hingga menabrak sebuah pohon kelapa yang tak jauh dari lokasi pencurian. Kecelakaan itu mengakibatkan salah satu pelaku mengalami luka parah hingga meninggal saat hendak dibawa menuju rumah sakit.
“Motor yang dikendarai rusak parah. Sedangkan terduga pelaku, satu orang meninggal, satu orang masih menjalani perawatan medis dan seorang lainnya hanya menjalani rawat jalan,” imbuh Diah Ayu.
Kapolsek mengutarakan bahwa kasus dugaan pencurian ini masih dalam proses penyeledikan. Sejumlah barang bukti telah diamankan di Mapolsek, diantaranya kendaraan roda dua serta sendal milik terduga pelaku.
“Entoknya sempat kami amankan tapi akhirnya kami kembalikan kepada pemilik. Karena barang bukti ini hewan dan masih hidup biar dirawat dulu sama pemiliknya,” sebut Kapolsek.(tyb)




