- iklan atas berita -

Metro Times (Magelang) Hal positif telah dilakukan oleh Kepala Desa Pirikan dan Pemerintah Desa (Pemdes) Pirikan, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang, dalam mensikapi wabah virus corona (covid-19) di desanya. Bahkan ia rela berhutang dan mengeluarkan uang pribadi untuk menjalankan program-program tentang virus corona ini.

“Ya mau gimana lagi, semenjak saya dilantik bulan Januari sampai sekarang oleh Bupati, saya belum menerima gaji,” terang Kepala Desa Pirikan, Budi Prasetyo, kepada metro times di kantornya, Senin (13/04).

Lanjut Budi, di desanya ia melakukan beberapa program, seperti melakukan penyemprotan disinfektan di 12 dusun di desanya.

“Dalam seminggu Pemerintah Desa melakukan 2 kali penyemprotan disinfektan di 12 dusun di desanya, yaitu setiap Minggu dan Rabu,” katanya.

Tidak hanya penyemprotan saja, lanjut Budi, sampai saat ini sudah ada sembilan (9) Posko virus corona (covid-19) di desanya, dan mengaktifkan kembali Karang Taruna di desanya. Dan dari Karang Taruna, alhamdulillah mengaktifkan kembali siskampling/ronda malam di setiap malam hari.

ads

“Selain dari Pemerintah Desa, ada juga bantuan dari luar, yaitu dari NU kemarin membantu masker 500 biji,” ucapnya.

Untuk mengatasi anggaran yang belum ada, masih menurut Kepala Desa, rencana dalam waktu dekat di Desa Pirikan akan segera memproduksi dan membuat masker sendiri. Yang nantinya masker tersebut akan di bagikan kepada para warga di Desa Pirikan.

“Ya mau gimana lagi, anggaran belum ada, akhirnya saya hutang dan menggunakan uang pribadi sebanyak 14 juta untuk atasi ini semua. Dan sekarang uang sudah habis karena sudah digunakan,” jelas Kepala Desa.

Walaupun terkendala dana, Pemerintah Desa Pirikan tetap melakukan upaya antisipasi dan pencegahan virus corona (covid-19). Pemerintah Desa akan selalu siap berkoordinasi dengan warganya untuk antisipasi wabah virus corona ini. (rif)