Metro Times (Magelang) Penyuluhan bahaya penggunaan narkoba tidak hanya menjadi tanggung jawab Kepolisian saja, namun sudah menjadi tanggung jawab semua pihak. Seperti yang dilakukan oleh anggota Koramil 03 Bandongan dan Polsek Bandongan, mereka melakukan penyuluhan secara bersama-bersama terhadap siswa dan siswi MTS Ma’arif Rejosari yang terletak di Bakalan Rejosari Bandongan, Sabtu (12/1).
Iptu Sugiharto dalam penyuluhannya di depan para siswa dan siswi MTS Ma’arif dengan sangat tegas mengatakan kalau narkoba musuh bersama. Bukan cuma bahaya memakainya saja, namun ikut mengedarkan juga sangat berakibat fatal, dan penjara adalah hukumannya. Maka dari itu, Iptu Sugiharto menegaskan mari jauhi narkoba, dan jangan sampai hanya ingin tahu rasanya narkoba itu gimana, para pelajar terjurumus ke lingkaran barang haram tersebut.
Sedangkan Sertu Slamet anggota Koramil 03 Bandongan dan juga Babinsa Desa Rejosari di depan para siswa MTS Ma’arif Rejosari juga menghimbau agar para pelajar jangan pernah sekali-kali mendekati narkoba. Diharapkan para pelajar harus jeli dalam bergaul, agar para pelajar tidak mengkonsumsi narkoba itu sendiri.
“Mengkonsumsi narkoba pasti dihukum, mengedarkan juga pasti dihukum, maka dari itu jangan pernah kalian mendekati barang haram tersebut kalau tidak mau dihukum. Dan seandainya kalian tahu dan melihat ada yang mengkonsumsi atau mengedarkan barang haram tersebut, diharapkan kalian langsung melapor ke Polsek atau Koramil, agar mereka bisa langsung ditangkap” terang Sertu Slamet.
Nur Laela (14) salah satu siswi kelas 8 MTS Ma’arif Bakalan Rejosari, menyambut gembira adanya penyuluhan narkoba ini. Diungkapkan olehnya, dirinya mengungkapkan rasa terima kasihnya atas diadakan sosialisasi penyuluhan narkoba ini terhadap kami keluarga besar MTS Ma’arif Rejosari.
Di tempat terpisah Danramil 03 Bandongan Kapten Chb Marsiyo, menyampaikan pesan dan kesan terhadap para pelajar untuk melek mata dengan betapa bahayanya narkoba bila sudah merambah di kalangan pelajar. Oleh karena itu perlunya diadakan sosialisasi maupun pemahaman tentang bahaya narkoba di usia remaja seperti ini.
“Mencegah lebih baik dari pada mengobati. Seperti istilah penyuluhan narkoba ini, mengingat bahayanya sangat luar biasa, maka diadakanlah penyuluhan dengan bahaya narkoba ini di lingkup Sekolah-sekolah, agar pemakaian narkoba tidak masuk ke Sekolah-sekolah” jelas Danramil 03 Bandongan. (Gun/Arif)




