
Baksos’e Suroboyo ke-31 Hadir di Karangpilang, Dorong Layanan Sosial ke Kantong Kemiskinan

METROTIMES, SURABAYA – Kegiatan Baksos’e Suroboyo episode ke-31 atau Segoro Rongewu seri ke-31 berlangsung di Kecamatan Karangpilang, Surabaya, Minggu (18/10/2026). Kegiatan ini menghadirkan berbagai layanan sosial bagi masyarakat, mulai dari pemeriksaan kesehatan gratis, potong rambut gratis, pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), hingga program Dodolan Koyok Pasar (Dokar).
Kegiatan yang diselenggarakan komunitas Segoro Rongewu bersama tim Baksos’e Suroboyo tersebut mendapat dukungan dari Pemerintah Kecamatan Karangpilang, puskesmas, unsur Tiga Pilar, serta partisipasi masyarakat setempat.
Camat Karangpilang, Ir. Ipong Wisnoe Wardono, MM., mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ia menyampaikan terima kasih kepada Ketua Baksos’e Suroboyo, Drs. Bambang Udi Ukoro, M.Si., beserta seluruh tim yang telah menghadirkan layanan sosial bagi warga.

Camat Karangpilang Dorong Baksos Menjangkau Kantong Kemiskinan
Ipong menilai kegiatan Baksos’e Suroboyo tidak sekadar menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi sarana mendekatkan layanan sosial kepada warga yang membutuhkan.
“Atas nama pribadi dan mewakili warga, kami menyampaikan terima kasih yang tidak terhingga kepada komunitas Segoro Rongewu. Kegiatan ini luar biasa dan sangat bermanfaat bagi warga kami,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dengan jangkauan yang lebih luas, termasuk menyasar langsung lingkungan permukiman warga yang membutuhkan perhatian lebih.
Menurut Ipong, sebagian masyarakat dari kelompok desil 1 hingga desil 5 berpotensi menghadapi kendala untuk datang ke lokasi kegiatan. Kendala tersebut antara lain keterbatasan transportasi dan tidak adanya anggota keluarga yang dapat mengantar.
Karena itu, Pemerintah Kecamatan Karangpilang berencana memfasilitasi kegiatan serupa di kelurahan-kelurahan, terutama di wilayah yang menjadi kantong kemiskinan.
“Harapan kami, kegiatan bakti sosial ini bisa lebih didekatkan ke kelurahan dan kantong-kantong kemiskinan supaya manfaatnya lebih terasa. Walaupun nantinya acaranya tidak sebesar ini dan tidak harus disertai senam, yang terpenting program Segoro Rongewu bisa langsung mendekati warga,” jelasnya.


Baksos’e Suroboyo Hadirkan Layanan Kesehatan dan Pemberdayaan UMKM
Ketua Baksos’e Suroboyo, Drs. Bambang Udi Ukoro, M.Si., mengatakan kegiatan Semarak Segoro Rongewu episode ke-31 merupakan bagian dari upaya komunitas untuk menghadirkan manfaat sosial secara langsung bagi masyarakat.
Bambang mengapresiasi dukungan Camat Karangpilang beserta jajarannya, termasuk puskesmas dan unsur Tiga Pilar, yang turut mendukung kelancaran kegiatan. Ia juga menyampaikan terima kasih atas antusiasme warga yang mengikuti rangkaian acara.
Dalam kegiatan tersebut, panitia melibatkan pelaku UMKM dari wilayah Kecamatan Karangpilang. Partisipasi ini diharapkan membantu pelaku usaha memperkenalkan produk mereka sekaligus memperluas interaksi dengan masyarakat.
Selain mendukung aktivitas ekonomi lokal, kegiatan ini menyediakan pemeriksaan kesehatan gratis melalui puskesmas. Warga juga dapat memanfaatkan layanan potong rambut gratis yang dihadirkan oleh Ngaji Komunitas Salon Ngasal.
Program Dodolan Koyok Pasar atau Dokar turut meramaikan acara dengan menghadirkan aktivitas sosial yang dekat dengan kebutuhan masyarakat.
“Harapan kami, kegiatan-kegiatan ini bisa bermanfaat dan memberikan sedikit kebahagiaan kepada warga Kecamatan Karangpilang,” kata Bambang.

Semarak Sumpah Pemuda Dimeriahkan Senam dan Lomba Warga
Selain pelayanan sosial, Baksos’e Suroboyo episode ke-31 juga menghadirkan kegiatan kebersamaan untuk menyemarakkan peringatan Hari Sumpah Pemuda.
Acara diawali dengan senam pagi bersama, dilanjutkan berbagai aktivitas yang melibatkan masyarakat. Panitia juga menyediakan doorprize bagi peserta serta mengadakan lomba Bisik-Bisik Tetangga yang diikuti warga Kecamatan Karangpilang.
Menurut Bambang, rangkaian kegiatan tersebut dirancang agar masyarakat tidak hanya mendapatkan manfaat dari layanan sosial, tetapi juga dapat menikmati hiburan dan mempererat hubungan antarwarga.
Kolaborasi antara komunitas sosial, pemerintah kecamatan, fasilitas pelayanan kesehatan, dan pelaku UMKM menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran kegiatan.

Kolaborasi Sosial Diharapkan Berkelanjutan di Karangpilang
Dukungan pemerintah kecamatan dan partisipasi masyarakat diharapkan dapat memperkuat pelaksanaan program sosial yang lebih dekat dengan kebutuhan warga.
Rencana untuk membawa kegiatan Baksos’e Suroboyo ke tingkat kelurahan menjadi salah satu langkah yang diharapkan dapat memperluas jangkauan pelayanan, khususnya bagi masyarakat yang mengalami keterbatasan untuk datang ke pusat kegiatan.
Melalui sinergi komunitas Segoro Rongewu, Pemerintah Kecamatan Karangpilang, dan berbagai unsur pendukung, kegiatan ini diharapkan tidak berhenti sebagai agenda sesaat, tetapi berkembang menjadi gerakan kepedulian yang berkelanjutan.
Dengan pendekatan yang lebih dekat ke lingkungan permukiman, manfaat program sosial diharapkan dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan.
(nald)









