- iklan atas berita -

 

MetroTimes (Surabaya) – Bank Indonesia siap bekerja sama dengan Polda Jatim dalam memberantas pembuatan uang palsu (Upal) yang mencapai miliaran rupiah, yang diungkap Polres Kediri dan di backup Ditkrimsus Polda Jatim.

Kepala Kanwil Bank Indonesia Jawa Timur Budi Hanoto mengatakan saat Press Conference di Polda Jatim, kami dari Bank Indonesia mengucapkan terima kasih kepada jajaran Polri terutama Polda Jawa Timur dan Polres Kediri atas gerak cepat dan kerja keras dalam pemberantasan peredaran uang palsu ini terutama di wilayah Jawa Timur.

Ia melanjutkan, Sesuai dengan undang-undang nomor 7 Tahun 2011 tentang mata uang rupiah yang satu-satunya alat tukar yang sah untuk pembayaran atau transaksi dan rupiah itu merupakan simbol kedaulatan negara. Sebagaimana simbol-simbol negara yang lain, oleh karena itu kita wajib menghormati dan melindungi.

“Dengan adanya pengedaran uang palsu itu sama saja merendahkan kehormatan uang rupiah dan ini merupakan tindakan melawan hukum. Bank Indonesia siap mendukung Kapolda Jawa timur dalam rangka pemberantasan pengedaran uang palsu,” terang Budi.

ads

“Kami juga mendukung dan siap kolaborasi sinergi dengan memberikan sebuah sosialisasi kepada masyarakat. Kami juga siap untuk menjadi saksi ahli dalam proses hukum dan juga beberapa proses yang lain,” ujarnya.

Bank Indonesia untuk melawan peredaran uang palsu sebenarnya telah menerbitkan dan mengedarkan uang kertas dengan tahun edaran yang baru, guna mencegah munculnya pabrik Upal.

Uang baru atau uang emisi baru mempunyai keamanan yang sangat terjaga dan penuh dilengkapi dengan keamanan yang sulit ditembus atau ditiru, sehingga sangat susah untuk dipalsukan.

“Bank Indonesia menghimbau kepada masyarakat jangan pernah takut untuk melaporkan apabila menemukan uang palsu karena sesuai dengan undang-undang kalau malah membelanjakan atau mengedarkan itu bisa di dakwah sebagai pengedar. Oleh karena itu laporkan, Bank Indonesia siap untuk memproses dan kami siap untuk menerima keluhan masyarakat dan siap bekerjasama dengan Polri,” pungkasnya. (nald)