- iklan atas berita -

Metro Times (Situbondo) – Sedikitnya 590 siswa Pendidikan Pertama Bintara (Dikmaba) dan Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) TNI AL Angkatan 38 kejuruan Marinir yang tengah mengikuti pendidikan di Pusat Pendidikan Infanteri (Pusdikif) Komando Pendidikan Marinir (Kodikmar) Komando Pembinaan Doktrin Pendidikan dan Latihan TNI Angkatan Laut (Kodiklatal)  melaksanakan Lattek pendaratan amfibi di Perairan Tanjung Jangkar Pantai Banongan, Asembagus, Situbondo Jawa timur

Adapun Lattek Pendaratan Amfibi tersebut dalam rangkaian Latihan Praktek (Lattek) Layar Gabungan siswa Kodiklatal Wira Jala Yudha IX/2019 dengan menggunakan dua Unsur KRI Satuan Amfibi (Satfib) Koarmada II. Kedua KRI tersebut adalah KRI teluk Banten-516 dan KRI Teluk Ende-517 dengan meggunakan Landing Craft Vehicle Personel (LCVP).

Lattek operasi amfibi siswa Marinir  di Pantai Banongan tersebut dipimpin Langsung Komandan Sekolah Tamtama Infanteri (Dansetaif) Kodikmar Kodiklatal Mayor Marinir Faried Syafri Ahmad, M.Tr. (Hanla) dan disaksikan langsung Direktur Latihan Kolonel Laut (T) Rudi Hermawan  serta Dansatgas Wira Jala Yudha VIII/2018 Letkol Laut (P) Agung Saptoadi, S.T., M.Tr.Hanla.

Sebelum pelaksanaan Lattek Pendaratan, Direktur Latihan Kolonel Laut (T) Rudi Hermawan menyampaikan agar seluruh siswa mengikuti seluruh tahapan dan mematuhi standar dan prosedur latihan yang telah ditetapkan para pelatih untuk kelancaran dan keamanan personel maupun materiil.

ads

Menurutnya dalam Lattek pendaratan tersebut merupakan pengalaman yang sangat berharga sebagai prajurit Korps Marinir sekaligus bekal dalam mengawaki dan mengoperasikan Alutsista TNI AL, untuk itu diharapkan para prajurit terus berlatih untuk menjadi Prajurit yang profesional.

Prosesi Latihan pendaratan amfibi diawali dengan taklimat dari Dansetaif Kodikmar Kodiklatal selaku Pangkogasgabfib. “ Para prajurit TNI Angkatan Laut yang saya banggakan, disini Panglima Komando Tugas Gabungan Amfibi, musuh sudah di depan mata rebut dan tegakkan kembali kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahiim saya perintahkan daratkan pasukan pendarat, Tuhan Yang Maha Esa Allah SWT bersama kita”. Setelah pelaksanaan taklimat meluncurlah LCVP gelombang pertama  kemudian dilanjutkan gelombang berikutnya.

Lattek Tahapan serbuan operasi amfibi ini juga melibatkan para siswa korps kesehatan yang tengah menempuh pendidikan di Pusat Pendidikan Kesehatan (Pusdikkes) Kodikdukum Kodiklatal, dengan tujuan agar para siswa bisa mengaplikasikan pelajaran teori yang sudah di dapatkan di kelas baik tentang penanganan personel maupun proses evakuasi personel  yang mengalami permasalahan saat latihan.

Selain disaksikan Dirlat, Palaklat, Staf Latihan dan Waslat,  para Pabingsis dan bingsis, Lattek Tahapan Serbuan Operasi amfibi juga disaksikan seluruh siswa peserta Lattek Layar Gabungan Wira Jala Yudha IX/2019.(nald) 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

The reCAPTCHA verification period has expired. Please reload the page.
Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!