Metro Times (Wonosobo) –  Ujaran Kebencian kembali muncul, dilansir dari akun Twitter Ust Maheer At- Thuwailibi Oficcial pada tanggal 26 Agustus 2020, terkait unggahan provokatif, dengan bahasa yang sangat menohok dan terdapat foto salah satu Ulama’ Kharismatik Indonesia Habib Luthfi Bin Yahya.

Akhir-akhir ini publik geger, dengan berbagai respon, kritikan tegas kepada Maheer At- Thuwailibi, pasalnya dalam unggahan tersebut jelas merujuk dan menghina dengan caption, “iya tambah cantik pake jilbab,kaya kyai banser ini ya”.

Unggahan Ujaran Kebencian Maheer At-Thuwailibi.

Ironisnya lagi, terdapat kata Banser di dalamnya, dan ini secara otomatis menyinggung Sahabat Ansor Banser, masyarakat NU khususnya dan indonesia pada umumnya. Kemarahan Banser atas ketidaknyamanan postingan ini muncul di beberapa daerah. Banser Indonesia keseluruhan kurang lebih 7 juta pasukan, dan sangat ta’dhim kepada kyai dan negaranya. Maka wajar jika Ulama’ dan NKRI diusik oleh kelompok atau oknum radikal, separatisme, dan teroris, Banser berada digarda terdepan.

Maka dalam hal ini, Pengurus Pusat Gerakan Pemuda Ansor sekaligus,Komandan Nasional Densus 99 Banser, Habib Nuruzzaman memberikan tanggapan serius dan efektif saat diwawancarai Metro Times pagi ini(14/11), sekitar pukul 09.07 WIB, terkait unggahan berbau Radikalisme tersebut.

” Sudah jelas postingan Maheer menyakitkan warga NU ini Panjang Urusanya, unggahan tersebut terbit tanggal 26 Agustus 2020. Namun, meski sudah dihapus masih terdapat rekam digital hingga viral akhir-akhir ini di jagad maya. Kami dari PP ANSOR dan SATKORNAS BANSER, akan bijak menyikapi hal ini, mekanisme pengaduan kepada APH menunggu kuasa dari beliau Habib Luthfi Bin Yahya. Maheer At-Tahuwailibi itu memang Salafi garis keras, cuitanya di akun Twitter juga bahasanya kasar, adu domba serta tidak layak dipanggil ustadz”.Tandas pria yang akrab dipanggil Bib Nuruzzaman itu.

Beliau juga menyampaikan, ” Bahkan hingga saat ini belum ada klarifikasi atau perminta maafan kepada Habib Luthfi dari pihak Maheer At-Thuwailibi, namun yang terpenting,  kami berpesan kepada Banser Indonesia, untuk Satu Komando, dari PP Ansor dan Satkornas Banser, tetap mengikuti mekanisme hukum, menjaga kedamaian, merajut kebhinekaan”, Tegasnya.

Sementara di pihak Maheer At – Thuwailibi tidak berkenan untuk diwawancarai.Dari pesan tweetnya hanya mengirim Screen Shoot yang berisi, ” ada pecinta Habib Luthfi berseragam Banser menghina, dan mencaci dikolom komentar, seraya menampilkan foto saya pakai sorban dikepala, dia menghina saya loe tambah cantik pakai jilbab ya maher, lalu saya balas komen dia dengan foto habib Luthfi yang pakai sorban persis dengan saya”.

Klarifikasi kronologi awal Maheer At Thuwailibi.

Namun kenyataanya, ketika Metro Times meminta bukti foto ,balasan, dan fakta seperti yang disampaikan dalam Screen Shoot yang dikirim ke pesan Twitter Metro Times, pihak Maheer tidak berkenan diwawancarai dan tidak memberikan klaraifikasi apapun.(Arr)

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini