- iklan atas berita -

Metro Times (Surabaya) – Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya (ITATS) menyelenggarakan acara Wisuda Sarjana yang ke 56, dengan mewisuda lulusanya sebanyak 432 wisudawan, dari 14 Program Studi (Prodi)  dan 2 Prodi Magister yang ada di ITATS Surabaya. Bertempat di Dyandra Convention Center Surabaya, Minggu (14/5).

Syamsuri S.T., M.T,. Ph. D., Rektor ITATS menjelaskan, kita sangat konsen dengan Mutu atau Kualitas, disamping itu tahun 2008 mengisokan dengan Perusahaan NGE. Dan juga mengakreditasi di BAN-PT yang hampir semua Prodi di ITATS semua B, dan bulan Juni 2017 akan Re-akridetasi Institusi berakreditasi B.
“Yayasan menetapkan target ke Rektorat, tahun 2018 nanti ada dua prodi yang akan melakukan re-akredetasi yang nantinya bisa dapat A, yaitu jurusan mesin dan jurusan teknik kimia, karena dua jurusan  ini sudah dianggap mumpuni dan sudah ada dua Doktor di masing-masing prodi. Sehingga kesempatan untuk memperoleh nilai A sangat mungkin sekali. Itu target – target kedepan yang akan dicapai, ” papar Syamsuri .
” ITATS dipercaya oleh pemerintah untuk melaksanakan Bidikmisi, karena dalam melaksanakan program ini semua biaya dibebankan ke pemerintah. Jadi mahasiswa yang akan kuliah di ITATS dari semester awal sampai selesai itu tidak dipungut biaya, “ucapnya.
Lanjut Rektor, Yayasan ITATS juga menyediakan beasiswa kepada mahasiswa yang kurang mampu, yaitu ada program CSR. Program yang diberikan kepada mahasiswa dengan IPK yang bagus dan kemudian menjadi CSR, dimana setiap bulan akan mendapat gaji. Ini satu upaya untuk orang-orang kurang mampu bisa kuliah di ITATS Surabaya.
“Tahun ini ITATS berkesempatan melakukan MoU lagi dengan beberapa Universitas di Korea Selatan, Taiwan dan Cina. Dan tahun ini juga sudah diterima sembilan orang, termasuk lima orang dosen untuk mendapatkan beasiswa S3 dan ada empat orang alumni yang menerima beasiswa S2 dari Jung Yuwan Christian University di Taiwan, ” ucap Syamsuri.
Lanjutnya, pertukaran pelajar sudah dimulai tahun ini, ITATS mengirim delapan mahasiswa untuk magang satu semester di Jiangsu Institute of Commerce di Cina, dan bulan September akan mengirim lagi 21 mahasiswa, yang akan mendapatkan beasiswa penuh.
Dan ada tiga dosen dari Cina yang akan datang ke ITATS untuk mengajar bahasa Mandarin, sehingga mahasiswa ITATS yang ke Cina tidak ada kendala dalam bahasa mandarin.
“Untuk Industri, ITATS sudah ada kerjasama dengan pabrik cat Propan yang ada di Sidoarjo. Cat Propan juga memberikan kuliah tamu kepada mahasiswa ITATS terkait teknologi cat, ” ucap Syamsuri.
” Target tahun depan tetap menjaga kualitas dan ada beberapa upaya untuk meningkatkan jumlah wisudawan, antara lain dengan jadwal sidang proposal dan juga sidang skripsi, yang nantinya bisa dikelola dengan baik oleh kajur masing-masing. Karena mahasiswa ITATS hampir 60% sudah bekerja, ini yang menjadi tantangan walaupun sibuk tapi bisa lulus tepat waktu, ” pungkas Syamsuri Rektor ITATS Surabaya. (nald)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

The reCAPTCHA verification period has expired. Please reload the page.
Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!