
Metro Times (Purworejo) Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Guntur Makmur Desa Guntur Kecamatan Bener Kabupaten Purworejo melakukan ekspansi (perluasan usaha, red) dengan membuka unit usaha baru di pusat kota Purworejo. Selain menangkap pangsa pasar lebih luas, terobosan kali ini sekaligus menjadi upaya Bumdes untuk mempersiapkan usaha serupa di Bendungan Bener jika kelak sudah beroperasi.
Unit usaha baru tersebut bergerak di bidang kuliner khas masakan desa dengan nama “Warung Makan Pawon Ndeso Mbak Ju. Lokasinya berada di jalur strategis, yakni pertigaan Pasar Suronegaran RT 05 RW 03 Kelurahan/Kecamatan Purworejo.
Direktur Bumdes Guntur Makmur, Mego Suwondo, mengatakan bahwa warung makan Pawon Ndeso telah resmi beroperasional sejak Rabu (17/6) lalu. Unit usaha baru ini digagas setelah sebelumnya berbagai unit usaha sukses dijalankan, antara lain Persewaan tratag, panggung, dan alat kontruksi, serta Pangkalan Gas Elpiji, Agen BRI Link, Pansimas dan Unit Usaha Simpan Pinjam.
“Kita mencoba ekspansi ke kota dengan pertimbangan karena di Desa Guntur saat ini belum mendukung untuk warung makan. Jadi ini lebih untuk menyongsong beroperasinya Bendungan Bener, ketika sudah jadi nanti kita sudah belajar untuk membuka usaha kuliner,” katanya, Selasa (22/6).
Warung Makan Pawon Ndeso, lanjutnya, menyediakan aneka menu kuliner, khususnya tradisional.
“Rencananya warung akan buka selama 24 jam mengingat ramainya situasi di sekitar Pasar Suronegaran pada pagi dan malam hari,” sebutnya.
Menurut Kades Guntur, Nurkholip, Bumdes Guntur Makmur berdiri pada tahun 2019 dengan modal untuk perdagangan sekitar Rp70 juta. Kemudian mendapat tambahan modal Rp20 juta pada tahun 2020 dan mampu menghasilkan laba bersih sekitar Rp44 juta.
“Sudah memberikan PAD ke desa sekitar Rp22 juta. Kemudian pada tahun 2021 Pemerintah Desa Guntur kembali memberikan tambahan modal ke bumdes sebesar Rp250 juta dan langsung di wujudkan dengan membuka Warung Makan Ndeso Mbk Ju,” jelasnya.
Sekretaris Dinpermades Purworejo, Anas Naryadi SH MM, mengapresiasi kinerja Bumdes Guntur Makmur dengan berbagai strateginya. Terobosan membuka usaha kuliner di pusat kota diyakini mampu meraup keuntungan menjanjikan, terlebih lokasinya strategis.
“Diupayakan tidak mencari untung banyak, tetapi berupaya untuk mencari pelanggan yang banyak sehingga otomatis akan mendapatkan keuntungan banyak,” ungkapnya.
Apresiasi senada disampaikan Camat Bener, Agus Widianto. Pihaknya berharap, Bumdes Guntur Makmur dapat menjadi percontohan Bumdes-Bumdes lain, khususnya di wilayah Kecamatan Bener.
“Saya berpesan agar unit usaha baru ini bisa mengikuti perkembangan zaman dan permintaan konsumen. Ciptakan kreasi menu yang khas dan manfaatkan teknologi, misalnya melalui kerja sama dengan aplikasi Grab Food karena di masa pandemi,” tandasnya. (dnl)




