
Metro Times Kendal – Datang hanya dengan sopir pribadi dan tanpa pengawalan protokoler, Bupati Kendal Mirna Annisa berikan bantuan untuk pembangunan masjid di Desa Bangunsari Patebon.
Ketua pembangan masjid, Maryono menuturkan bahwa, usai menunaikan ibadah shalat jumat dirinya bersama para jamaah lain duduk-duduk di serambi masjid sambil membahas kelanjutan pembangunan masjid.
Dikatakan, saat sedang ngobrol tentang kelanjutan pembangunan masjid, Bupati Kendal Mirna Annisa datang menghampirinya. Kedatangan bupati yang tanpa pengawalan langsung dirinya sambut dengan segera bergegas mendatangi kedatangan orang nomor satu di Kendal ini.
“Bupati itu orangnya sangat sopan, sampai saya saja yang orang kecil begitu dihormati sama dia,” ungkap Maryono saat ditemui di rumahnya, jumat (14/8/2020) siang.
Begitu mendekat, kata Maryono bupati segera menyodorkan sejumlah uang kepada dirinya selaku ketua pembangan masjid.
“Maaf Pak Dhe, ini saya mau bayar utang saya yang kemarin,” kata Maryono menirukan ucapan Mirna saat menyerahkan bantuan.
Lebih lanjut Maryono membeberkan, saat proses pembangunan masjid berjalan dan masjid belum terpasang kubah, bupati pernah berkata ingin membantu kubah. “Sekarang kubah sudah terpasang dan bupati mengganti biaya pembelian kubah dengan mengatakan jika uang yang diberikan tadi sebagai hutang yang dibayarkan,” terangnya.
Ditambahkan, kedatangan bupati membayar hutang sejumlah Rp 65 juta tersebut berlangsung tidak lebih dari dua menit. Usai menyerahkan bantuan, bupati segera berpamitan kepada dirinya dan kepada sejumlah jamaah yang ada di dalam masjid.
Kyai Fauzi selaku takmir masjid membenarkan bahwa Bupati Mirna baru saja datang ke masjid untuk menyerahkan bantuan.
Dia juga mengaku senang atas bantuan yang diberikan dari kantong pribadi bupati tersebut.
“Syukur Alhamdulillah, tentunya dengan pemberian itu dapat digunakan untuk melanjutkan proses pembangunan selanjutnya,” ujarnya.
Ia juga menilai, apa yang telah diberikan bupati murni sebuah sumbangan dan jauh dari unsur politik. “Itu murni sumbangan. Tadi bupati juga tidak menyuruh mendukung atau memilih. Bahkan tadi bupati mengaku jika yang diberikan itu adalah pembayaran utang bupati kepada masjid,” pungkasnya.(Gus)




