- iklan atas berita -

Metro Times (Purworejo) Deklarasi pasangan bakal calon presiden dan wakil presiden Anies Rasyid Baswedan dan Muhaimin Iskandar atau Cak Imin digadang-gadang bisa menjadi kolaborasi akbar bagi kaum pergerakan terutama Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII).

Hal ini dikemukakan Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) DPD Partai Nasional Demokrat (NasDem) Kabupaten Purworejo, Muhammad Abdullah.

Seperti diketahui Anies Rasyid Baswedan merupakan mantan aktivis HMI sedangkan Cak Imin mantan Aktivis PMII. Dimana HMI maupun PMII merupakan organisasi mahasiswa tertua di Indonesia. Masing-masing memiliki basis massa cukup besar di seantero Indonesia dan didominasi kelompok intelektual serta santri.

“Ini adalah kolaborasi antara PMII dan HMI, kolaborasi kaum intelektual dan santri yang belum pernah terjadi di Indonesia. Kita pernah punya pemimpin dari latar belakang militer, teknokrat, ulama dan pengusaha. Koalisi Anies-Cak Imin merupakan representasi kaum pergerakan,” sebut Abdullah, Jumat (8/9/2023).

Abdullah meyakini, koalisi dua tokoh tersebut akan memberi corak kepemimpinan yang berbeda dan akan membawa kemajuan bagi Indonesia. Ia juga meyakini koalisi ini akan direspon dengan dukungan yang luar biasa dari warga Nahdiyin dan kelompok pergerakan di Purworejo.

ads

“Koalisi ini dapat mempersatukan para santri, para kiyai dan para aktivis di seluruh wilayah Indonesia dari Sabang sampai Merauke, termasuk di Kabupaten Purworejo,” sebut Abdullah.

Pada kesempatan yang sama Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa, Fran Suharmadji mengatakan pasangan Capres-Cawapres Anies-Cak Imin bisa saling mengisi antara satu sama lain. DPC PKB Purworejo siap memenangan pasangan Amin pada Pemilu serentak 2024 mendatang.

“Kalau PKB jelas, kami satu komando dari pusat hingga daerah. Kami siap memenangkan pasangan Anies-Cak Imin di Purworejo,” kata Fran.

Ia pun meyakini, deklarasi pasangan capres-cawapres ini dapat mendongkrak perolehan dukungan serta kursi PKB di DPR baik DPRD kabupaten, provinsi maupun DPRRI.(dnl)