- iklan atas berita -

Metro Times (PURWOREJO)-Desa-desa wilayah pegunungan di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah kesulitan untuk mempersiapkan lahan sebagai lokasi pembangunan gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Mereka pasrah atas program pembangunan KDMP yang sudah dimulai sejak Oktober 2025 itu.

Salah satu desa yang tidak bisa menyiapkan lahan pembangunan Gerai itu adalah Hulosobo, Kecamatan Kaligesing. Pemerintah desa ini hanya mampu menyediakan lahan seluas 200 hingga 400 meter.

“Di wilayah Kecamatan Kaligesing hanya Desa Donorejo dan Jatirejo yang punya lahan seluas 1000 meter. Sedangkan yang lain tidak bisa seperti yang diharapkan pemerintah pusat,” ucap Kepala Desa Hulosobo, Bangun Tri Utomo, Rabu (4/2/2026).

Seperti diketahui pemerintah pusat mewajibkan seluruh desa dan kelurahan di Indonesia membentuk koperasi merah putih. Selanjutnya pemerintah juga mengharuskan setiap desa dan kelurahan menyiapkan lahan sebagai lokasi pembangunan gerai yang akan menjadi pusat usaha koperasi di wilayah masing-masing.

Sebagai konsekuensi atas pembangunan gerai koperasi itu mulai tahun 2026 alokasi dana desa yang di terima setiap desa pun mengalami pengurangan cukup signifikan.

ads

Bangun menyebut sebagaimana desa yang lain, Hulosobo telah membentuk struktur pengurus KDMP sejak 2025 lalu. Kendala utama yang saat ini dihadapi yakni penyiapan lahan mengingat topografi yang berada di wilayah pegunungan.

“Desa Hulosobo cuma mampu menyiapkan 200-400 meter karena memang kita hanya punya itu. Itu yang diserahkan kepada pemerintah pusat. Kalau bisa dibangun silahkan, kalau tidak bisa ya mau bagaimana lagi,” katanya.

Ia mengemukakan bahwa di Hulosobo betul-betul tidak ada lagi lahan strategi yang bisa dijadikan sebagai lokasi pembangunan KDMP. Kalau pun ada, lokasinya berada di wilayah pegunungan yang jauh dari pusat keramaian.

“Kalau lokasi yang sudah ada dan kami serahkan itu betul-betul strategis di pusat pemerintahan dan ekonomi warga. Lokasinya berdekatan dengan kantor desa,” sebut Bangun.

Ia menambahan, pengurus KDMP Desa Hulosobo telah menyiakan unit usaha yang akan dilaksanakan. Dari agen penjualan gas serta kebutuhan bahan pokok penting, usaha logistik, juga usaha lain bidang pertanian.

“Arahan saya ke teman-teman pengurus kita kembali ke basicnya. Hulosobo ini mayoritas warganya kan bidang pertanian dan peternakan. Itu bisa digarap dengan menyediakan obat-obatan, alat pertanian, pupuk atau pun bermitra untuk menyerap hasil panen petani,” kata dia pula.(toyib)