
MetroTimes(Sleman)-Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan berlalu lintas, Dinas Perhubungan Kabupaten Sleman akan menggelar kegiatan Sosialisasi Tertib Lalu Lintas kepada masyarakat di wilayah Kapanewon Berbah pada 22–26 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Sleman dalam mewujudkan budaya berlalu lintas yang aman, tertib, dan berkeselamatan melalui pendekatan edukatif kepada masyarakat.

Sosialisasi akan dilaksanakan di 10 padukuhan yang berada di Kalurahan Jogotirto, Kapanewon Berbah. Kegiatan tersebut menyasar berbagai elemen masyarakat dengan harapan dapat meningkatkan pemahaman mengenai aturan lalu lintas, etika berkendara, keselamatan di jalan raya, hingga perlindungan dasar bagi korban kecelakaan lalu lintas.
Untuk memperkuat kualitas materi yang diberikan, Dinas Perhubungan Kabupaten Sleman menggandeng narasumber dari Satuan Lalu Lintas Polresta Sleman dan PT Jasa Raharja Cabang Daerah Istimewa Yogyakarta. Kolaborasi ini diharapkan mampu memberikan pemahaman yang komprehensif kepada masyarakat mengenai aspek hukum, keselamatan, dan perlindungan dalam berlalu lintas.
Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Sleman, Dwi Handoko Wiyoto, S.STP, M.Ec.Dev, menyampaikan bahwa sosialisasi ini merupakan langkah preventif yang terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Sleman untuk menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas yang masih terjadi di jalan raya.
“Keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama. Melalui kegiatan sosialisasi ini kami ingin membangun kesadaran masyarakat bahwa kepatuhan terhadap aturan lalu lintas bukan hanya untuk menghindari sanksi, tetapi yang terpenting adalah melindungi diri sendiri dan pengguna jalan lainnya. Kami berharap masyarakat dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di lingkungan masing-masing,” ujar Dwi Handoko Wiyoto Rabu, 17 Juni 2026.
Menurutnya, edukasi yang diberikan secara langsung kepada masyarakat di tingkat padukuhan menjadi strategi yang efektif untuk membangun budaya tertib lalu lintas sejak dari lingkungan terkecil. Selain itu, keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, kepolisian, hingga Jasa Raharja, menjadi bentuk sinergi dalam mewujudkan lalu lintas yang aman dan berkeselamatan di Kabupaten Sleman.
“Melalui kolaborasi ini, kami berharap pemahaman masyarakat mengenai keselamatan berkendara semakin meningkat, sehingga dapat menekan risiko kecelakaan lalu lintas serta menciptakan kondisi lalu lintas yang lebih tertib, nyaman, dan selamat bagi seluruh pengguna jalan,” tambahnya.
Kegiatan sosialisasi ini juga diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan masyarakat dalam menciptakan kondisi lalu lintas yang tertib dan berkeselamatan di wilayah Kabupaten Sleman. Dinas Perhubungan Kabupaten Sleman mengimbau seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan secara aktif serta menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari demi keselamatan bersama.
Dengan meningkatnya kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas, Kabupaten Sleman diharapkan dapat terus mewujudkan sistem transportasi yang aman, tertib, dan berkelanjutan, sejalan dengan visi pembangunan daerah yang mengutamakan keselamatan masyarakat sebagai prioritas utama.(JQ)




