- iklan atas berita -

 

MetroTimes (Surabaya) – Dewan Pengurus Daerah Asosiasi Prias Pengantin Modifikasi dan Modern Indonesia (Katalia) Provinsi Jawa Timur resmi menggelar pelantikan pengurus periode 2025–2030 yang dikemas dalam rangkaian seminar serta parade pengantin “Jalasutra – The Modification of Nusantara Bride”. Kegiatan berlangsung meriah dan edukatif, diawali seminar bersama Kapti Lestari Ningsi, dilanjutkan sesi materi oleh Ainun Makeup Artist.

Ketua DPD Katalia Jawa Timur, Ibu Noni, menyampaikan bahwa pelantikan ini sekaligus menjadi momentum penguatan program kerja organisasi menuju tahun 2026. Menurutnya, DPD Katalia Jatim berkomitmen meningkatkan kapasitas anggota sekaligus memperluas kemitraan strategis dengan berbagai instansi.

“Untuk tahun 2026, kami akan berusaha membersamai dinas-dinas terkait demi kemajuan pengurus dan seluruh anggota di Jawa Timur. DPC-DPC akan kami dorong aktif menggelar ujian kompetensi agar para anggota semakin meningkat skill-nya sehingga berdampak pada peningkatan income usaha masing-masing,” ujarnya.

Saat ini, DPD Katalia Jawa Timur menaungi 21 DPC yang tersebar di seluruh kabupaten/kota. Setiap DPC memiliki sekitar 75 anggota, sehingga total anggota Katalia Jatim mencapai lebih dari seribu orang. Jumlah besar ini dinilai sebagai potensi besar untuk pengembangan sektor rias pengantin modifikasi dan modern di daerah.

ads

Penguatan Digitalisasi untuk Promosi Anggota

Ibu Noni menambahkan, adaptasi digital menjadi prioritas Katalia Jawa Timur. DPD saat ini telah memiliki kanal media sosial lengkap—mulai dari Instagram, TikTok, Facebook, hingga YouTube—yang seluruhnya digunakan untuk mempromosikan kegiatan DPD dan DPC.

“Alhamdulillah, sekarang banyak media sosial yang bisa dimanfaatkan para makeup artist maupun prias pengantin. Semua kegiatan DPD dan DPC dapat langsung terhubung dengan akun resmi Katalia Jawa Timur sehingga promosi bisa lebih cepat dan luas,” katanya.

Harapan: Meningkatkan Skill, Branding, dan Kesempatan Kolaborasi

Dalam pesannya kepada anggota, Ibu Noni berharap seluruh prias pengantin dan makeup artist di Jawa Timur terus mengasah keahlian melalui seminar, lomba, serta ujian kompetensi yang diselenggarakan organisasi.

“Kalau mereka rutin ikut kegiatan, otomatis pengetahuan dan skill meningkat. Itu sudah menjadi kewajiban seorang makeup artist. Dengan demikian, branding usaha mereka juga akan semakin kuat,” jelasnya.

Harapan Sinergi dengan Pemerintah

Ibu Noni juga berharap pemerintah semakin merangkul pelaku rias pengantin karena sektor ini berkaitan erat dengan budaya dan pariwisata.

“Saya berharap instansi seperti dinas pendidikan, tenaga kerja, pariwisata, dan kebudayaan bisa memberi ruang lebih bagi kami. Misalnya saat ada nikah massal, parade pengantin, atau event budaya, kami ingin Katalia diajak bekerja sama. Kami siap memberikan support mulai dari makeup, busana, hingga SDM dari DPC-DPC,” tutupnya.

Dengan semangat kolaborasi dan peningkatan kompetensi, DPD Katalia Jawa Timur menargetkan mampu membawa para prias pengantin modifikasi di Jawa Timur menjadi lebih profesional, berdaya saing, dan berperan aktif dalam memajukan seni rias serta kebudayaan daerah.

(nald)