- iklan atas berita -

Metro Times (Purworejo)  Sebanyak 121 atlet dari berbagai cabang olahraga yang ada di Kabupaten Purworejo siap berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV 2018 di Surakarta pada Oktober 2018 mendatang. Kesiapan itu setelah para kontingen dikukuhkan oleh Bupati Purworejo, Agus Bastian, SE.MM., di aula Hotel Ganesha, Senin (10/9/18) sore.

Para kontingen yang terdiri dari 63 atlet putra, 26 atlet putri, 26 official putra dan 6 official putri bakal tampil secaran maksimal demi nama baik dan kehormatan Kabupaten Purworejo di tingkat Provinsi. Melalui perjuangan mereka, nama Kabupaten Purworejo di kancah olahraga dipertaruhkan.

Ketua KONI Kabupaten Purworejo, Muhamad Abdullah mengungkapkan, dari 45 cabang olahraga (Cabor) yang dipertandingkan, Kabupaten Purworejo bakal mengikuti sebanyak 18 Cabor. Sejauh ini para atlet telah melakukan pemusatan latihan sejak bulan April 2017 lalu, hal itu dilakukan demi meraih asa membawa prestasi di ajang Porprov 2018.

“Segala persiapan sudah kami lakukan, pemusatan latihan dan langkah-langkah pembinaan sudah ditempuh demi kematangan para atlet pada saat berlaga nanti,” ucap M. Abdullah.

ads

Dari 18 cabor yang akan diikuti, satu diantaranya merupakan cabor baru, yakni cabor Yongmodo. Sedikitnya enam cabor diprediksi bakal mendulang banyak medali. Keenam cabor itu, adalah  Billiard, Panahan, Arung Jeram, Atletik, Balap Motor, dan Tenis Meja.

Abdullah juga mengungkapkan kekecewaannya terhadap sikap DPRD yang tidak bisa merealisasikan pengajuan anggaran  Rp. 600 juta untuk bonus para atlet yang berprestasi nanti. padahal nilai itu sangat kecil dibandingkan dengan anggaran belanja rumah tangga Pinwan yang jumlahnya lebih besar Rp 775 juta. Pengajuan itu sudah disetujuai dan sangat didukung oleh Bupati Purworejo.

Dengan tidak disetujuinya uang bonus untuk para atlet yang berprestasi oleh DPRD, kami menilai DPRD tidak mendukung kemajuan dan keberhasilan olahraga di Kabupaten Purworejo, padahal dunia olehraga merupakan program pemerintah yang sedang diperjuangkan. artinya  secara tidak langsung DPRD tidak mendukung program pemerintah, sementara, untuk seragam para atlet juga kami masih kurang. ungkap Abdullah.

“Walaupun dengan segala kekurangan dan keterbatasan anggaran tidak mengurungkan semangat kami untuk merai prestasi demi mengharumkan nama Kabupaten Purworejo. Target kami tidak terlalu muluk,  7 medali emas, 10 perak dan 15 medali perunggu, dan kalau target ini bisa tercapai akan menjadi sejarah para atlet dengan prestasi tanpa bonus,” kata Abdullah.

Dengan kemampuan para atletnya, Abdullah optimis target perolehan medali mampu dicapai kontingen Kabupaten Purworejo. Pihaknya yakin, para atlet nantinya bakal memberikan yang terbaik bagi Kabupaten Purworejo di ajang bergengsi Porprov XV 2018 di Surakarta.

Sementara, Bupati Purworejo, Agus Bastian berpesan kepada para atlet untuk senantiasa menjaga kesehatan selama masa persiapan Porprov 2018 berlangsung. Ia meminta para atlet terus berjuang dan tetap semangat serta fokus dalam berlatih dan bertanding selama kompetisi.

Bupati juga berharap, para atlet mampu menunjukan tajinya dan membawa nama baik Kabupaten Purworejo dengan prestasi demi prestasi. Dengan demikian keberhasilan itu mampu membawa nama baik Purworejo ketingkat nasional maupun internasional. walalupun tidak ada pemberian bonus dari pemerintah bagi atlet yang berprestasi namun harus tetap semangat meraih kemenangan dan mengukir prestasi demi tanah kelahiran yang kita cintai yaitu Purworejo.

“Berjuan dan berprestasi aja dulu, soal bonus nanti kita carikan solusinya, saya yakin, kalian mampu merai kemenanangan diajang ini, dan tidak menutup kemungkinan dari Kabupaten Purworejo akan lahir para atlet-atlet yang profesional dan berprestasi di kancah internasional,” jelas Bupati.(Daniel)