- iklan atas berita -

METROTIMES ( AMBON, ) 28 Agustus 2026 — Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku bersama Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) resmi meluncurkan Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) 2026 di wilayah Maluku. Kegiatan yang berlangsung mulai 28 Agustus hingga 3 September 2026 ini menggunakan KRI Poseidon-870 dan menjangkau lima pulau terluar, yaitu Wetar, Kisar, Moa, Damer, dan Banda.

Ekspedisi ini merupakan wujud komitmen Bank Indonesia dalam menjamin ketersediaan uang Rupiah yang berkualitas dan layak edar di seluruh wilayah NKRI, termasuk wilayah terluar, terdepan, dan tertinggal (3T). Selain penyaluran uang tunai, tim juga melakukan penarikan uang tidak layak edar serta sosialisasi dan edukasi pengelolaan uang Rupiah kepada masyarakat.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku, Surya Alamsyah, dalam sambutannya saat pelepasan ekspedisi di Ambon, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar penyaluran uang, melainkan penegasan kedaulatan negara.

“Kegiatan ini juga merupakan upaya menjaga simbol kedaulatan negara di seluruh wilayah NKRI. Melalui sinergi dengan TNI AL, Bank Indonesia memastikan ketersediaan uang Rupiah yang berkualitas hingga ke pulau-pulau terluar sekaligus memperkuat kedaulatan Rupiah di seluruh pelosok negeri,” ujar Surya.

Kondisi geografis Indonesia yang berupa kepulauan menjadi tantangan tersendiri dalam pendistribusian uang Rupiah, terutama di wilayah 3T. Untuk menjawab tantangan tersebut, Bank Indonesia bekerja sama dengan TNI AL memanfaatkan dukungan sarana transportasi dan jangkauan operasional yang mampu menjangkau daerah-daerah terluar. Sinergi strategis ini telah berlangsung sejak 2012 — hingga 2025 telah menjangkau 766 pulau dengan 150 kegiatan, dan pada tahun 2026 telah dilaksanakan 23 kali ekspedisi ke 115 pulau di seluruh Indonesia.

ads

Di Maluku, ekspedisi ini merupakan yang kedua kalinya sepanjang tahun 2026. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Wakil Komandan Kodearal IX Ambon, Ketua DPRD Provinsi Maluku, serta perwakilan unit dan instansi terkait.

Selain penyaluran dan penarikan uang Rupiah, tim ekspedisi juga membawa berbagai kegiatan sosial dan edukasi:

– Edukasi Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah (CBP Rupiah);
– Pemeriksaan kesehatan gratis;
– Edukasi bela negara dan penguatan kepemimpinan;
– Rangkaian kegiatan sosial lainnya.

Seluruh rangkaian kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mempererat kehadiran negara di wilayah-wilayah terluar.

Ekspedisi Rupiah Berdaulat bukan hanya soal distribusi uang, melainkan simbol kehadiran dan kedaulatan negara di wilayah perbatasan. Dengan terjaminnya ketersediaan uang Rupiah yang layak edar di seluruh wilayah, masyarakat di pulau-pulau terluar pun dapat merasakan pelayanan negara yang setara dengan warga di pusat kota.

“Sinergi antara Bank Indonesia dan TNI AL membuktikan bahwa negara hadir dan peduli hingga ke titik terluar negeri. Kedaulatan Rupiah adalah cerminan kedaulatan negara,” tutup Surya Alamsyah.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!