
Metrotimes (Purworejo)-Pemerintah Kecamatan Gebang Kabupaten Purworejo kembali menggelar Gebang Expo untuk mengangkat serta ajang promosi produk-produk pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di daerah ini.
Camat Gebang Endah Hanna Rosanti mengutarakan Gebang Expo menjadi kegiatan rutin dan kali ini menjadi tahun ke empat. Sebanyak 25 stand dari desa dan forum UMK termasuk komunitas penyandang disabilitas.
“Yang menarik ada beberapa pelayanan daerah dan penampilan karya seni dari pelaku kesenian lokal. Seperti kuda lumping, warokan, Ndolalak, band juga beberapa kesenian yang lain,” kata Endah.
Selain Produk UMKM, lanjut Endah, pada Expo yang berlangsung selama tiga hari itu ada sembako super murah dari Perusahaan Daerah Aneka Usaha (PDAU) serta BUMDesMa Kecamatan Gebang.
“Ada sembako murah dari PDAU dan lebih murah lagi karena disubsisi BUMDesma Kecamatan Gebang. Monggo masyarakat datang kita larisi produk UMKM kita,” ujarnya.
Wakil Bupati Purworejo, Dion Agasi Setiabudi saat membuka kegiatan tersebut, Jumat (31/7/2026) mengatakan Gebang Expo menjadi wadah promosi bagi UMKM di daerah. Hal yang paling penting, kegiatan ini menjadi sarana perputaran uang sehingga jadi pintu rezeki bagi pelaku usaha.
“Ditengah pelambatan ekonomi saat ini masyarakat butuh kesadaran untuk terus menjaga UMKM agar terus berproduksi. Larisi Purworejo jangan hanya slogan tapi harus menjadi gerakan,” ucap Wabup.
Ia pun mengajak masyarakat untuk bergotong royong secara ekonomi yakni dengan membeli produk-produk asli dari UMKM di daerah ini. Produk lokal harus menjadi prioritas agar UMKM Purworejo terus hidup.
Dion juga berharap Gebang Expo terus digelar sebagai kegiatan rutin dan memberi banyak manfaat untuk warga serta pelaku usaha.
“Ini tahun keempat bagi Gebang Expo, harapannya terus jadi acara rutin dan memberi banyak manfaat untuk warga. Saya yakin, UMKM kita menyambut baik karena kegiatan Expo menjadi sarana promosi produk-produk mereka,” demikian Dion Agasi.(toyib)




