- iklan atas berita -

 

MetroTimes (Surabaya) – Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur menggelar Halal Chef Competition sebagai rangkaian road to Indonesia International Halal Chef Competition (IN2HCC) 2025, yang merupakan salah satu agenda utama dalam Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Regional Jawa. Kegiatan ini diselenggarakan di Surabaya dan diikuti oleh 52 chef terbaik dari seluruh Jawa, mewakili tiga kategori: chef profesional, chef pondok pesantren, dan calon chef dari kalangan mahasiswa.

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur, Bapak Erwindo Kolopaking, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk komitmen kami untuk mendorong pengembangan sektor halal food dari hulu ke hilir. Selain itu, kami ingin meningkatkan awareness masyarakat terhadap penggunaan produk makanan halal sekaligus menghubungkan sektor kuliner dengan UMKM industri kreatif,” ujar Erwindo.

ads

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan FESyar Jawa 2025 yang mengangkat tema “Sinergi Ekonomi dan Keuangan Syariah Memperkuat Stabilitas dan Kemandirian Ekonomi Regional”, yang berlangsung pada 12–14 September 2025.

Erwindo juga menyoroti tren positif sektor ekonomi syariah di tengah tantangan perekonomian global. Pertumbuhan sektor unggulan Halal Value Chain (HVC) seperti makanan-minuman halal, modest fashion, dan halal tourism terus meningkat dan memberi kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional.

Berdasarkan State of the Global Islamic Economic (SGIE) Report 2024/2025, potensi ekonomi syariah dunia mencapai US$ 2,43 triliun pada 2023 dan diproyeksikan tumbuh menjadi US$ 3,66 triliun pada 2028 (CAGR 5,3%). Indonesia bahkan menempati peringkat ke-4 dunia pada sektor halal food.

“Dengan potensi besar ini, Indonesia dapat menjadi pusat industri halal global, khususnya pada sektor halal food. Melalui kompetisi ini, para peserta diharapkan semakin kreatif dan inovatif dalam mengolah makanan halal,” tambah Erwindo.

Selain menjadi ajang kompetisi, para pemenang Halal Chef Competition akan mewakili Jawa untuk berlaga di ajang IN2HCC 2025 yang akan digelar pada Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) bulan Oktober mendatang.

Di akhir sambutannya, Erwindo memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang berkontribusi, khususnya Islamic Chef & Culinary of Indonesia (ICCI) dan Universitas Ciputra sebagai mitra penyelenggara.

“Selamat bertanding untuk 52 peserta lomba dari 14 Kantor Perwakilan Bank Indonesia di Jawa. Semoga ajang ini memotivasi para pelaku kuliner syariah untuk terus tumbuh, berinovasi, dan berkontribusi dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” pungkasnya.

(nald)