- iklan atas berita -

MetroTimes(Sleman) Kantor Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kabupaten Sleman masuk status kurang Representatif alias kurang layak, perihal tersebut disampaikan Sekretaris Dinas DPUPR Kab. Sleman Sukarmin, ST. MT. (11/7) hasil tinjauan kunjungan kerja Ketua DPRD Sleman Y. Gustan Ganda ST.

Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kabupaten Sleman, Sukarmin, ST. MT.

Sukarmin menerangkan bahwa beberapa waktu lalu, Ketua DPRD Sleman, Gustan Ganda meninjau langsung kondisi keadaan kantor DPUPKP Sleman yang diakuinya memang kurang tertata rapi, dimana ruang kerja pegawai sekaligus tempat tumpukan berkas yang menggunung sehingga tampak kurang elok dan ditakutkan dapat mempengaruhi produtifitas kinerja para Staf dan Pegawai di lingkungan DPU PKP Sleman “yah kondisinya memang seperti itu, tetapi hingga saat ini tidak ada keluhan dari teman-teman apalagi mengurangi kinerja kami, karena kami sudah terbiasa dengan etos kerja dan mental baja saat ditempatkan di sini (DPUPKP)”. Ujarnya

Dirinya menerangkan bahwa DPU PKP Sleman sudah memiliki Detail Enggening Design (DED) untuk Gedung Perkantoran DPU PKP sejak tahun 2017 lalu, Ia juga menjelaskan sedikit mengenai sejarah Bangunan DPUPKP Sleman yang sudah berdiri berdiri sejak Tahun 1984 dan tetap berfungsi hingga saat ini.

Berdasarkan data DPUPKP, selama ini hanya dilakukan Pemeliharaan Rutin, seperti menganti Atap Genteng  yang sudah rapuh, sementara untuk Pembangunan belum ada bangunan baru sejak 20 Tahun lalu. Dirinya juga sudah melakukan perhitungan ulang melalui Bidang Cipta Karya jika sewaktu-waktu usulan Pembangunan Gedung Kantor Baru DPUPKP akan di realisasikan “alokasi anggaran yang dibutuhkan menelan estimasi biaya sebesar Rp. 100 Milyaran ditahun 2025 ini”. terang Pria yang akrab dipanggil Ayah Karmin tersebut.

Berdasarkan Gambar DED Pembangunan Gedung DPUPKP Sleman yang baru Tampak Elegan terdiri atas bangunan 5 tingkat menyesuaikan masing-masing Bidang di lingkungan DPUPKP yakni Bidang Bina Marga, Bidang Cipta Karya, Bidang Sumber Daya Air, Bidang Perumahan,  Bidang Pendataan Bidang Pembinaan dan Pengawasan Bangunan. Dimana Pembangunan Gedung Baru tersebut akan menjadi 1 atap sehingga dapat memaximalkan untuk Pelayanan Masyarakat serta adanya lahan terbuka hijau dan lahan parkiran.

ads

Kunjungan Kerja Ketua DPRD di Kantor DPUPKP Sleman

Ketua DPRD Sleman Y. Gustan Ganda ST mengapreasiasi kepada Bupati terdahulu yakni Mantan Bupati Sleman Ibnu Subianto (mantan Bupati Sleman yang menjabat pada periode 2000-2005 dan 2005-2010) atas sistem Pemerintahan di Kabupaten Sleman ini, dimana Pegawai ditata dan Insfraktruktur yang menunjang pegawai juga ditata dan itu sudah puluhan tahun yang lalu “Artinya hal bagus ini harus terus dilanjutkan”. terangnya saat ditemui diruangan Ketua DPRD Sleman Jumat (11/7).

Ketua DPRD Sleman Y. Gustan Ganda ST. dari Partai PDI Perjuangan

Dalam rangka pengawasan, dirinya menerangkan tidak hanya meninjau bangunan kantor pemerintahan tetapi termasuk juga gedung-gedung sekolah, baik SD maupun SMP di beberapa wilayah Kabupaten Sleman telah Ia kunjungi beberapa waktu ini, dengan turun langsung ke bawah, meninjau lokasi dan melihat secara langsung kondisi-kondisi bangunan tersebut.

Salah satunya Ia mengaku kaget saat mengunjungi Kantor DPUPKP Sleman yang menurutnya sangat tidak baik untuk menunjang kinerja para pegawai disana “Mereka ini bekerja bersama tumpukan-tumpukan berkas, kemudian kondisi lingkungan nya tidak  mendukung, bagaimana kita bisa menghasilkan suatu produk Pemerintahan yang cukup Efektif dan Berhasil ? kalau ruang lingkup pekerjaan mereka tidak mendukung”. Tegas Pria kelahiran Sleman, 8 Agustus 1976 Pria dari Fraksi PDI Perjuangan.

Dirinya juga mengapresiasi atas pembangunan sarana prasana Perkantoran yang terus dilanjutkan oleh Pemerintah Kabupaten Sleman hingga saat ini termasuk Pembangunan-Pembanguan Kantor di beberapa Kapanewon di wilayah Sleman namun kembali mengenai Kondisi Kantor DPUPKP Sleman baginya jauh dari layak “Bagi saya kondisi Kantor PU ini Jauh dari Layak”.Tegasnya lebih jauh.

Untuk itu dirinya mendorong kepada Bupati Sleman H. Harda Kiswaya, SE. M.Si agar menata kembali perkantoran-perkantoran di seluruh lingkungan Kabupaten Sleman, tidak hanya Kantor DPUPKP Sleman melainkan kemungkinan perkantoran pemerintahan lain yang juga masuk dalam Kondisi Tidak Respresntatif alias kurang layak.

Ia juga menambahkan nantinya penataan wujudnya seperti apa ? itu yang perlu dilakukan terlebih dahulu, semisal penataan perkantoran tersebut tanpa adanya pembangunan agar lebih layak untuk menunjang kinerja pegawai pemerintahan, Namun jika dirasa perlu dibangun maka segera dibangun “Kalau memang perlu dibangun yah segera di bangun ! kenapa ? karena membangun saat ini dengan biaya yang ada, akan jauh lebih murah daripada dibangun 5 Tahun lagi”. Ujarnya dengan tegas.

Kedepan dirinya akan berdiskusi dengan Bupati Sleman untuk Perencanaan Penataan Kantor di Sleman, karena hal tersebut guna mendukung kinerja para Pegawai agar mendapatkan lingkungan kerja yang nyaman sehingga berdampak Optimal bagi kinerja dan Produktifitas seluruh Pegawai di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Sleman.