
MetroTimes (Jakarta) – inDrive, platform ride-hailing global, resmi meluncurkan inDrive.Money di Indonesia pada Februari 2025 sebagai upaya mendorong inklusi keuangan di kalangan pengemudi transportasi online. Inisiatif ini merupakan bentuk komitmen inDrive dalam menyediakan akses ke layanan keuangan yang relevan, mudah diakses, dan sesuai dengan kebutuhan sektor informal.
Melalui kerja sama strategis dengan Ammana, platform pinjaman syariah berbasis teknologi, inDrive.Money menawarkan berbagai produk keuangan seperti pendanaan mikro, pembiayaan kendaraan, asuransi mikro, dan layanan Buy Now, Pay Later untuk kebutuhan operasional pengemudi seperti bahan bakar dan perawatan kendaraan.
“Kami melihat antusiasme tinggi dari para pengemudi sejak inDrive.Money diperkenalkan. Mereka membutuhkan solusi keuangan yang fleksibel dan sesuai kondisi nyata di lapangan,” ujar Wahyu Ramadhan, Communication Manager inDrive Indonesia. “Melalui kemitraan ini, kami ingin membantu mitra pengemudi meningkatkan stabilitas keuangan dan membuka peluang pertumbuhan jangka panjang.”
Data internal menunjukkan bahwa hingga 80% pengemudi yang mendapatkan promosi inDrive.Money menunjukkan ketertarikan tinggi terhadap layanan ini, mencerminkan kebutuhan besar terhadap solusi keuangan yang inklusif dan tidak rumit.
Seiring dengan proyeksi pertumbuhan pasar ride-hailing Indonesia yang diperkirakan mencapai lebih dari USD 6 miliar pada tahun 2030, permintaan terhadap layanan keuangan digital juga meningkat. Namun, sebagian besar pengemudi masih mengalami kesulitan dalam mengakses layanan perbankan formal akibat keterbatasan dokumen, riwayat kredit, dan penghasilan tidak tetap.
“Mitra pengemudi adalah tulang punggung ekonomi digital Indonesia, namun akses mereka terhadap layanan keuangan masih sangat terbatas,” ujar Widji Tri Kusuma Adhi, Direktur Ammana. “Kami berkomitmen menghadirkan layanan yang sesuai prinsip syariah, aman, dan mampu memberdayakan mereka secara finansial.”
Sementara itu, tren digitalisasi dan peningkatan penggunaan layanan peer-to-peer lending menunjukkan bahwa pasar keuangan untuk sektor informal, khususnya pengemudi online, berpotensi tumbuh lima kali lipat dalam lima tahun mendatang.
inDrive.Money dikembangkan dengan mematuhi seluruh regulasi yang berlaku dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia, serta menjamin perlindungan data pengguna secara menyeluruh. Kolaborasi ini menjadi langkah nyata dalam mendukung inklusi finansial, mobilitas sosial, dan kesejahteraan ekonomi para pekerja informal di era digital.
(nald)





