- iklan atas berita -

Metro Times (Magelang) Ribuan eksemplar tabloid Indonesia Barokah yang telah beredar di sejumlah wilayah Kabupaten Magelang, akan ditarik oleh Kantor Pos Pusat Magelang. Langkah ini merupakan hasil koordinasi Bawaslu Kabupaten Magelang dan Kota Magelang dengan pihak Kantor Pos.

Ketua Bawaslu Kabupaten Magelang, Habib Shaleh, dalam keterangannya mengatakan, Kepala Kantor Pos Pusat Magelang yang berada di Kota Magelang, Samsu Panitis, telah menerima 800 paket (atau sebanyak 2.400 eksemplar) pada tahap pertama.

“Sebagian memang sudah terdistribusi ke beberapa Masjid, Pondok Pesantren, dan sebagian lagi masih berada di 18 Kantor Pos di wilayah Kabupaten Magelang” terang Habib, Jumat (25/1).

Namun demikian, masih menurut Habib, pihak Kantor Pos menyatakan masih akan ada tahap pengiriman lebih besar lagi dari Bekasi. Terkait hal tersebut, Bawaslu menghimbau kepada Kantor Pos untuk menunda pengiriman ke alamat yang dituju, yakni ke Masjid ataupun Pondok Pesantren.

“Penundaan ini dilakukan sampai Dewan Pers selesai melakukan pengkajian demi menjaga kondusifitas masyarakat” tambah Habib.

ads

Di samping itu, Habib juga menghimbau kepada masyarakat untuk tidak resah karena terlanjur menerima tabloid tersebut. Masyarakat diminta untuk tetap menjaga kondusifitas dan tidak terpancing atas beredarnya tabloid tersebut.

“Kami himbau kepada masyarakat yang merasa keberatan dan resah dengan adanya tabloid tersebut, bisa langsung menyerahkan fan menitipkan ke Kantor Panwas terdekat” jelas Habib. (RS/Arif)