- iklan atas berita -

Metro Times (Magelang) Telah di selenggarakan Pengajian Umum dalam rangka Khaul Simbah Kyai Haji Muhamad Ali yang ke 55 di Pondok Pesantren Nurul Ali Sempu Desa Ngadirojo, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang.

Kapolres Magelang AKBP Yudianto Adhi Nugroho, S.I.K, telah menghadiri kegiatan tersebut dan telah memberikan sambutanya.

Dalam sambutanya, Kapolres Magelang selain memperkenalkan sebagai pejabat yang baru di Kabupaten Magelang ini, juga mengajak kepada seluruh jamaah pengajian untuk tetap menjaga iklim keamanan yang kondusif, sehingga warga masyarakat merasa aman dalam menjalankan aktifitasnya khususnya dalam melaksanakan ibadah kepada Allah Swt.

Kapolres juga menambahkan, kaitannya menjelang Pemilu 2019, dengan adanya berita HOAX / tidak benar, pihaknya meminta agar masyarakat tetap berpegang teguh untuk menjaga NKRI.

“Kita tetap mewaspadai dari kelompok yang akan mengadu antar kelompok jangan sampai negara kita seperti negara Islam saling berperang hingga negara hancur / porak poranda. Jangan sampai NKRI (harta kekayaan) diambil oleh negara asing“ terangnya.

ads

“Maka pada tanggal 17 April 2019, mari kita melaksanakan Pemilhan Umum dengan Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, pilih yang terbaik diantara yang baik, siapapun Presiden yang terpilih nanti, kita dukung bersama jangan sampai gara-gara beda pilihan kita saling bermusuhan “ tegasnya.

Sedangkan kaitannya dengan tindak kriminalitas yang akhir-ahkir ini seperti pembakaran mobil seperti terjadi di wilayah lain, kita tingkatkan kewaspadaan agar tidak melebar ke wilayah Kabupaten Magelang, maka warga untuk menggiatkan Pos Kamling (Ronda), agar tidak menimbulkan rasa takut di masyarakat kita masing-masing menjadi Polisi bagi sendiri dan lingkungannya.

Sementara Pengajian oleh KH Dzikron Abdullah yang diantaranya menyampaikan bahwa Hidup di dunia ini hendaklah kita memperbanyak sholawat karena makna bacaan sholawat banyak faedahnya diantaranya hajat kita akan terkabul.

Kewajiban murid terhadap guru seperti yang ada di jemaah Toriqoh di Ponpes Nurul Ali Sempu Desa Ngadirojo ini adalah bekti dan hormat kepada Guru, mencari ridhonya Guru, mendahulukan guru dari pada ke dua orang tua, dan selalu setiap saat mendoakan Guru selama masih hidup dan sampai meninggal dunia (akherat).

Acara tersebut dihadiri oleh Kabag Kesra Kabupaten Magelang Drs Jawawi, Kasat Bimmas Polres Magelang AKP Faizun, Kapolsek Secang AKP Purwanto, S.H., M.H, para Kyai / Ulama dan jemaah pengajian sekitar 1200 orang. (Arif)