
MetroTimes (Magelang) Permasalahan keberadaan tempat hiburan Las Vegas di Wilayah Mertoyudan Kabupaten Magelang, yang mendapatkan penolakan dari warga masyarakat dan Ormas Islam, siang tadi Kamis(23/8), telah dilaksanakan Rapat Koordinasi di Aula Polres Magelang Polda Jateng.
Rapat Koordinasi yang dipimpin oleh Kapolres Magelang Polda Jateng, dengan diikuti oleh Kabag Ops Polres Magelang Kompol Ngadisa, Kepala DPMP2T, Satpol PP, Forkompimcam Mertoyudan, Kepala Kelurahan Sumberejo, Mertoyudan serta Tokoh Masyarakat dan Ormas FPI.
Kapolres Magelang AKBP Hari Purnomo SIK SH dalam mengawali pertemuan tersebut mengatakan, bahwa tujuan diadakannya rapat koordinasi ini adalah untuk mencari solusi terbaik terkait adanya permasalahan pada tempat hiburan Karaoke Las Vegas di Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang, namun dengan tidak menimbulkan permasalahan yang baru.
“Kami memang sengaja mengadakan rapat koordinasi pada hari ini untuk menyelesaikan permasalahan Karaoke Las Vegas biar tidak menimbulkan masalah yang lebih besar” jelas Kapolres Magelang.
Bahwa permasalahan ini merupakan permasalahan sudah lama, dari beberapa tahun yang lalu dan terakumulasi menjadi permasalahan besar dan masyarakat mulai kurang nyaman dengan hal tersebut. Maka pertemuan ini guna penyelesasian persoalan yang muncul demi keamanan dan kondusifitas di wilayah Polres Magelang.
Kemudian dalam koordinasi ini dari perwakilan warga masyarakat maupun ormas Islam ( FPI ) merasa keberatan adanya tempat hiburan Las Vegas ini, karena dianggap lebih banyak mudorotnya atau kurang baik buat lingkungan warga, sehingga masyarakat kurang tentram.
“Maka dengan ini kami semua merasa keberatan dan mendukung penutupan tempat hiburan tersebut” tegas Tajudin, salah satu perwakilan masyarakat Danurejo Mertoyudan.
Perwakilan dari manajement Las Vegas Saudara Antok Owner Las Vegas memberikan klarifikasi bahwa adanya surat dari hasil musyawarah warga yang berisikan permintaan untuk menutup Las Vegas selama bulan puasa dan bukan ditutup selamanya, untuk itu kami dari pihak Las Vegas akan menampung semua laporan dan mengecek dari tuntutan dan keluhan masyarakat.
Diakhir rakor tersebut, Kapolres Magelang menyampaikan bahwa kami sebagai mediator sudah dapat menangkap apa yang sebenarnya terjadi, kami akan sampaikan kepada pihak yang berwenang bersama Kajari dan Bupati Magelang bersama Forkompinda untuk mengambil langkah terbaik. (Arif)




