
METROTIMES ( HALMAHERA ) UTARA ) Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc, memerintahkan Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Doddy Triwinarto untuk mengerahkan seluruh potensi satuan jajaran Kodam XV/Pattimura dalam mendukung operasi kemanusiaan penanganan dampak erupsi Gunung Api Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara.
Perintah tersebut diberikan sebagai bentuk respons cepat TNI AD dalam membantu proses pencarian, evakuasi, dan penanganan korban pendaki yang terdampak erupsi gunung tersebut.
Menindaklanjuti arahan Kasad, Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Doddy Triwinarto langsung turun ke lapangan memimpin dan mengendalikan operasi kemanusiaan bersama unsur Basarnas, Polri, BPBD, pemerintah daerah, serta relawan masyarakat.
Hingga Minggu pagi, (10/5/2026), tim SAR gabungan masih terus melaksanakan pencarian dan evakuasi korban di kawasan Gunung Dukono dengan kondisi medan yang berat dan aktivitas vulkanik yang masih berlangsung.
Data sementara menunjukkan jumlah pendaki yang berada di kawasan Gunung Dukono sebanyak 20 orang, terdiri dari 11 WNI dan 9 WNA. Dari jumlah tersebut, sebanyak 17 orang berhasil selamat, terdiri dari 10 WNI dan 7 WNA, sedangkan tiga orang dinyatakan meninggal dunia, terdiri dari satu WNI dan dua WNA.
Dalam operasi kemanusiaan tersebut, TNI AD mengerahkan personel dari Kodim Tobelo sebanyak 1 Pleton, Koramil Galela 1 Regu, serta Yonif 732 sebanyak 1 Pleton untuk memperkuat tim SAR gabungan.
Selain unsur TNI AD, operasi juga melibatkan Basarnas 1 Regu, Brimob 1 Pleton, Polres Halut 1 Pleton, serta dukungan masyarakat sekitar kurang lebih 20 orang.
Pada pelaksanaan operasi hari Sabtu (9/5/2026), tim gabungan berhasil menemukan dan mengevakuasi satu jenazah pendaki WNI atas nama Angel (40)
Kasad menekankan agar seluruh personel yang bertugas tetap mengutamakan faktor keselamatan dalam pelaksanaan operasi pencarian dan evakuasi, mengingat aktivitas vulkanik Gunung Dukono masih terjadi dan berpotensi membahayakan dan akan memberikan dukungan yang dibutuhkan dalam proses evakuasi korban maupun bagi masyarakat sekitar.
Sementara itu, perkembangan situasi di sekitar Gunung Dukono hingga saat ini belum berdampak pada pengungsian masyarakat. Meski demikian, masyarakat diimbau tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap paparan abu vulkanik dengan menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah.
Untuk korban WNI yang selamat telah kembali ke keluarganya masing-masing, sedangkan korban WNA yang selamat saat ini berada di Ternate sambil menunggu penerbangan menuju Jakarta.
TNI AD melalui Kodam XV/Pattimura memastikan akan terus hadir membantu masyarakat serta mendukung penuh seluruh proses operasi kemanusiaan hingga dinyatakan selesai.




