
Oleh : Jaques Anthonius Latuhihin
(MetroTimes) Kasus Pembubaran Kegiatan Ibadah dan Perusakan Rumah Retret di Sukabumi Kabupaten Jawab Barat sungguh mencederai asas Persatuan dan Kesatuan Negara Republik Indonesia (NKRI). Kita sebagai Warga Negara Indonesia seharusnya malu dan lebih Instropeksi atas masih terjadinya INTOLERANSI beragama di Bumi Pertiwi ini yang seharusnya menjadi Role Model bagi Mata Dunia bahwa Indonesia adalah sebuah Negara dan Bangsa yang Bhineka Tunggal Ika dengan dasar PANCASILA.
Asli jiwa Nasionalis saya geram atas tingkah laku “Mahluk Asing” kaum sumbu pendek yang masih mengaku Warga Indonesia, apa mereka selama ber abad-abad tidak belajar alias sinau yang nama nya TOLERANSI, Saling Menghargai dan Menghormati Perbedaan baik dalam Agama, Suku, Ras, Bahasa dan Budaya. Zaman 90an Orde baru ada nama Gotong Royong, Guyub Rukun, Pendidikan Pancasila dll dimana semangat pembelajaran Agama baik agama apapun di hormati di hargai sebagai Ritual yang Khusus kepada orang-orang yang Beragama meyakini Agamanya apapun itu.
Kejadian-kejadian Intoleransi beragama diatas bukan hanya terjadi di Kasus Retreat Sukabumi bahkan Penolakan Pembangunan Rumah Ibadah Agama lain pun di persulit walaupun sudah memiliki Izin sekalipun hadeh… Otak nya itu itu pada dimana ? sebagai manusia diberikan nama OTAK, HATI dan JIWA baik untuk berpikir secara Logika Logis untuk bisa membedakan mana Perbuatan Benar mana Perbuatan Salah ??? yang namanya Perbuatan Jahat yang di bungkus AGAMA itu dibenarkan ? klu pemikiran BODOH, DUNGU, BLOON, CONGOOK seperti itu dibiarkan, maka itu sudah jadi PENYAKIT MENULAR yang berbahaya. loh kok bisa ? yah bisa berbahaya bagi KESATUAN dan PERSATUAN Seluruh Bangsa INDONESIA. Ada satu lagu yang cocok bagi IDIOTA kaum Sumbu Pendek kayak mereka dari G.O.D dengan judul #LAWANKEBODOHAN coba kalian denger liriknya
Kalau kalian Beragama maka Belajar lah AGAMA dengan Baik, AGAMA itu urusan SPIRITUAL antara Umat dengan Tuhan-Nya, emangnya itung-itungan DOSA dan Menjadi HAKIM AKHIRAT yang nyatet dan Menghakimi Manusia ??? sejak kapan Malaikat turun Pangkat memberikan kuasanya kepada MANUSIA terlepas mau jabatannya PEMUKA AGAMA mana pun ?. Agama itu mengajarkan hal-hal yang BAIK sekali lagi hal-hal yang BAIK contoh, Tolong-Menolong dengan Ihklas, Toleransi, Saling Menghargai dan Menghormati dll yang berdampak Kerukunan, Kedamaian dan Persatuan dalam bingkai Sosial Kemasyarakatan dalam sebuah NEGARA.
Dalam setiap agama tentu mempunyai nilai-nilai kemanusiaan dan perdamaian. Setiap agama tidak pernah ada yang menganjurkan untuk saling membenci, saling menghakimi, atau saling berbuat intoleran. Semua agama justru menganjurkan untuk berlomba berbuat kebaikan. Karena kebaikan ini akan mendekatkan diri pada Tuhan, yang menciptakan bumi beserta isinya bukan sebaliknya malah pengen menghancurkan, melakukan perusakan model-model gini menimbulkan KEBENCIAN, RASA PERMUSUHAN dan MERUSAK PERDAMAIAN kan sudah Jelas Indonesia memberikan kebebasan untuk memeluk AGAMA yang diyakini masing-masing warga negara mau itu ISLAM, KRISTEN, KATOLIK, HINDU, BUDHA, maupun KEPERCAYAAN lain maka Hormati dan Hargai Hak-Hak mereka beragama dan menjalankan Ibadah Agamanya apa susahnya memang beda kalau sudah di Selimuti HATI SETAN KEBENCIAN ? yah SUSAH.
Dan toleransi antar umat beragama menjadi sebuah keniscayaan di Indonesia. Karena sejak dulu perbedaan itu sudah bisa menyatukan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Akulturasi antar agama, antara agama dan budaya, atau akulturasi lain juga bisa terlihat dalam jejak peninggalan sejarah, baik itu melalui tradisi ataupun bangunan. Dan jejak sejarah tersebut merupakan bukti, bahwa kita pada dasarnya sudah beragam sejak dulu dan bisa saling berdampingan sudah ada banyak BUKTI SEJARAH setiap Provinsi, Kabupaten Kota, masih aja Gagal Paham dan Ga Paham-Paham hidup Bernegara di INDONESIA ??? kiatane Kaum Sumbu Perlu Pendidikan MILITER dan ditaruh Garis Depan Pertempuran biar Paham.

Apa Indonesia harus meniru Bangsa dan Negara lain ??? misal KOREA UTARA, IRAN, PALESTINA, ARAB, ISRAEL, RUSIA, AMERIKA dll kan nggak perlu karena kita punya JATI DIRI sendiri yakni BANGSA INDONESIA yang punya PANCASILA dan BHINEKA TUNGGAL IKA. coba lihat negara lain harusnya IRI dengan Indonesia karena terdiri dari Ratusan Suku, Budaya dan Bahasa bisa bersatu padu dalam satu bingkai atas nama INDONESIA kenapa malu kah ???.
Coba kalian lihat dan saksikan saat pertandingan sepak bola INDOENSIA vs Negara-Negara lain di GBK saat LAGU TANAH AIRKU dikumandangkan Air Mataku menetes cookkk bagiku begitu Indahnya Persatuan dan Kesatuan dari seluruh Penonton dalam satu Bingkai INDONESIA tanpa ada Sekat SUKU, RAS, BUDAYA, BAHASA yang bahkan MENDUNIA hingga dianggap SAKRAL bagi Pemain dan Official Negara Lain bahkan ingin di contoh… eh “MAHLUK ASING” kaum sumbu pendek malah menodai Prestasi Kebanggan Kita sebagai WNI gara-gara Ga PAHAM apa itu NKRI jadi meraka aslinya Warga Negara Mana ???
Negara lain sibuk memajukan Pendidikan dan Teknologi , kita bukannya pengen maju malah masih Belajar BERAGAMA, Belajar INTOLERANSI bahkan lebih memuak lagi para-para Pemuka AGAMA dengan bungkus AGAMA koar-koar tentang suatu Tindakan yang di ERA ZAMAN MODERN masih aja digunakan buat Memanfaatkan Kaum-Kaum Sumbu Pendek yang TIPIS IMAN nya , Rendah Kualitas Otak SDM agar jadi Penganut yang mau menjalankan Kejahatan atas nama AGAMA kannn Mbbbooooookkknaaannnccoookkkk !!! anehnya FAKTA kok yah masih banyaakkkk orang-orang model giiniii astagaaa jujur KASIAN COKKKK lihat mereka, Bangga atas Ketololan yang di bertontonkan, Koar-Koar dengan Hasutan Setan berlindung di balik atas nama AGAMA mau sampe kapan.
Jika suatu AGAMA apapun mengajarkan tindakan KEJAHATAN, seperti Bom Bunuh diri, Pembunuhan, Perusakan, Penyerangan, Pencurian, Korupsi itu bukan AGAMA cokk itu Oknum setengah Manusia alias SETAN dalam wujud Manusia yang menyamar sebagai Warga Negara Indonesia agar bisa di HASUT untuk berbuat Jahat, Kerusuhan, Keonaran, Chaos, Pemberontakan agar Persatuan dan Kesatuan Indonesia Terpecah Belah orang-orang Mahluk Asing gini musuh cuma satu#LAWAN ga peduli apapun Jubah Agamanya dan alasan pembenarannya.
Indonesia ini kurang apa sehh sebenernya ??? kurang PEJABAT PEMERINTAH yang PAHAM PANCASILA, UUD, BHINEKA TUNGGAL IKA ! kalau udah kena Kepungan Masssaa uda, Aparat Kepolisan mau nidak Takut kena HAM, Pimpinan Daerah Takut di musuhi di Cap ANTI Agama dan di Tinggal Pendukungnya dari KAUM MAYORITAS padalah jelas UUD 1945 sebagai PONDASI HUKUM INDONEISA melarang DISKRIMINASI, HAK-HAK setiap Warga Negara Di Jamin Konstitusi, Negara Demokrasi dan HUKUM. makanya guyss jangan cuma liat Tok-Tok, Tube2 Short yang pendek2 langsung Gass, langsung dapet Gelar MASTER ngerasa paling Bener paling Paham sak DUNIA.
PERAN SERTA PARTISIPASI SELURUH WARGA NEGARA INDONESIA
Setiap dengar lagu TANAH AIRKU tanpa sadar Air Mataku selalu menetes, mata Berkaca-kaca Hatiku sesak, CINTAKU atas Tanah Air Ku INDONESIA terlepas dari Kehidupan Pemerintahan yang masih butuh Perbaikan, KKN masih Terjadi, Kemiskinan, Ketimpangan Ekonomi, Proses dan Penerapan HUKUM yang Timpang, Ketidakadilan, Diskriminasi dll Ayoo Peduli dan Perbaiki bersama, Bimbing Generasi-Generasi Muda kita dalam Bingkat Indonesia dengan Jiwa dan Mental Baja agar Indonesia Maju dan mampu Bersaing di mata DUNIA.
Yo Guys selamanya tetap kumandangkan CINTA TANAH AIRKU dan buat Kaum Sumbu Pendek INTOLERAN #LAWAN #LAWAN #LAWAN Stop Pembodohan Masyarakat lawan orang-orang Perusak KESATUAN Dan PERSATUAN NKRI bukan dengan Kekerasan tapi Teriak Lah, Bersuaralah bukan karena Status Ekonomi, Sosial, Agama, dllnya tapi cukup lihat lah Indah nya dalam Perbedaan Bhineka Tunggal Ika, Kita semua Bersaudara dari Sabang sampe Marauke, jadikan Perbedaan itu sebagai Kekayaan Budaya Keberagaman Indonesia cobalah mengunakan Kacamata Kebaikan, Kacamata Menghargai dan Menghormati bukan dengan Kacamata Kebencian, Perpecahan, Permusuhan apa yang salah dengan Perbedaan ? yang salah adalah PERBUATAN Manusia , Tindakan Manusia itu ? apa AGAMA bisa ada jika tidak ada manusia ? jika perbuatan manusianya SALAH apakah SALAH AGAMA nya? bukan Guys tapi salah cara menyerap, memahami, salah belajarnya dan Salah menerapkan, bukan salah Agamanya.
Ok Ceee You Guys, Moga kita semua dan anak-cucu kita kelak tetap menjaga Persatuan dan Kesatuan NKRI HARGA MATI, Menghormati dan Menghargai Perbedaan Bhineka Tunggal Ika dengan Pedoman Pancasila, Dasar Hukum Demokrasi serta UUD 1945 sebagai JATI DIRI BANGSA INDONESIA #MERDEKA…
#LAWANINTOLERAN #STOPPEMBODOHANMASYARAKAT







