
METRO TIMES ( Buru Selatan ) Nusamba ( Nusalaut Ambalau Adalah dua orang bersaudara Ade Kaka yang sepanjang masa Selalu di hargai dan di hormati.
Sejarah membuktikan, dulu kedua pulauĀ Nusalaut dan Ambalau ini menjadi satu, akan tetapi terjadi Sengketa Pohon Sukun sehingga Ade Mengambil Keputusan untuk pergi meninggal Kaka dan berlayar ke pulau buruh dinpulau buruh Ade di kenal dengan Sebutan Negeri Ambalau.
Negeri Ambalau terdiri dari 7 ( tujuh ) desa, Yakni Desa Siwar, Desa Selasi, desa Erara , desa Lumoi ,desa masawoi ,desa Ulima dan desa kampung baru.
Ketuju desa ini yang ada di Negri Ambalau semua menganut agama Muslim ,sedangkan di Negeri Nusalaut juga terdiri dari 7 Negeri , Ameth, Akoon, Abubu ,Titawaai ,Sila ,Ā Leinitu dan Nalahia danĀ semua menganut agama Kristen Protestan.
Kehidupan Kedua Negeri Nusalaut dan ambalau selama Ini Hidup dengan penuh damai dan saling mengasihi Satu sama lain , Jumat 13 Oktober 2023 dengan penuh rasa Kasih Sayang Ade dan kakaĀ Ā sebagai Orang Basudara Nusalaut Ambalau ( Nusamba ) kaka berkunjung Ke Ade di Negeri Ambalau sekitar 250 orang yang berasal dari Pulau Nusalaut Tiba di Ambalau. Jumat , 13 Oktober 2923
Ketua KMA ( Kaka Mangente Ade ) Izaac. Sitaniapessy. SE. mengatakan Sudah sekian lama seorang Kaka merindukan seorang Ade yang Sekian lama terpisa ,Ā akibat Tragedi Pohon Sukun, Ade harus mengambil Keputusan Untuk meninggalkan Kaka.
Kegiatan Kaka mangente Ade ini bukan saja dari Negeri Nusalaut , tapi dari Negeri Belanda juga turut hadir.
Dalam kegiatan kaka Mangente Ade, Kaka dari Belanda ada berikan bantuan 7( tujuh ) Buah komputer kepada 7 ( tujuh ) Desa yang ada di Ambalau.
Tujuan kedatangan Ke Ambalau , tidak lain ingin melihat ade yang selama ini berpisah 250 Orang dari pulau nusalaut di ambil dari 7 Negeri yang ada di pulau Nusalaut. Dan kegiatan ini di Kenal dengan Istila Kaka Mangente Ade ( KMA ).
Kedatangan Kaka dari pulau Nusalaut di sambut dengan Meriah dan penuh Tangisan ,dengan mengenang Sejarah yang terjadi di masa Silam sehingga membuat Kaka harus berpisah dengan Ade ( Ambalau )
Prosesi penjemputan di sambut dengan Adat dari Negeri Ambalau dan di bungkus dengan kain putih , merupakan kain Gandong sehingga Semua orang yang hadir merasa Terharu.
Dengan Ucapan ” Boma Kaka yang artinya Mari Kaka”Ā Kesedian di tambah rasa kegembiraan yang ada dalam hati Ade setelah sekian lama menunggu KK hari ini Jumat 13 0ktober 2023 terjadi di negeri Ambalau.
250 Orang yang berasal dari Pulau Nusalaut Tiba di Desa Ulima dan setelah melakukan Prosesi Adat , selanjutnya di bagi ke 7 ( tuju ) Negeri yang ada di Pulau Ambalau kabupaten Buru selatan.
Negeri Ameth di tempatkan di desa Siwar ,Negeri Akoon di Desa Selasi,Ā Abubu di Desa Erara Titawaai di Desa Lumoy , Sila di desa Ulima Masawoy ,Leinitu di desa mawoi, Nalahia di tempatkan ke Desa Kampung baru ,
Kegiatan Kaka mngente Ade ( KMA ) berjalan dengan penuh rasa persaudaraan yang sekian lama terpisah karena pengalaman sejarah kini terjalin kembali.
Kehadiran Kaka Hendrik Lewerissa Anggota DPR RI, Kaka Izaac. Sitaniapessy. SE. Anggota DPRD Maluku Tengah Basudara dari negeri belanda dan semua Kaka dari pulau nusalaut Sangat menguncang Negeri Ambalau, penetapan Kaka dari Nusalaut ke setiap desa juga di sambut dengan Acara- Acara penyambutan tersendiri.
Izaac. Sitaniapessy. SE.Ā ketua KMA Berharap kegiatan KMA ini bisa mempererat rasa persaudaraan sebagai orang Basudara satu Rahim, Jadi bukan saja Hari ini kita Lakukan, tapi kita akan menyusun program – program untuk melakukan KMA ke Negeri Nusalaut. Tutup Izaac. Sitaniapessy.SE.




