- iklan atas berita -

MetroTimes(Sleman)-Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Sleman membuka pendaftaran Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tahun 2026 yang akan berlangsung pada 9 hingga 13 Maret 2026. Informasi tersebut disampaikan oleh Kepala Kesbangpol Sleman, Samsul Bakri dalam kegiatan sosialisasi yang menghadirkan perwakilan siswa SMA/SMK/MA/SR se-Kabupaten Sleman, Selasa (3/3/2026) di Aula Unit I Pemkab Sleman.

Samsul Bakri menjelaskan, pada tahun 2026 jumlah anggota Paskibraka Kabupaten Sleman yang akan direkrut sebanyak 38 siswa dari SMA/SMK/MA/SR kelas X se-Kabupaten Sleman. Ia menegaskan bahwa menjadi anggota Paskibraka tidak hanya sebatas memiliki kemampuan baris-berbaris ataupun mengibarkan bendera saja.

“Sesuai Peraturan Presiden Nomor 51 Tahun 2022 tentang Program Pasukan Pengibar Bendera Pusaka, Paskibraka bertujuan menghimpun dan membina para pemuda agar menjadi Warga Negara Indonesia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berjiwa Pancasila, serta setia dan patuh kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Samsul.

Sementara itu, Kepala Bidang Bina Ideologi, Wawasan Kebangsaan dan Karakter Bangsa Kesbangpol Sleman, Immawan Nur Syaifudin menjelaskan bahwa terdapat sejumlah persyaratan teknis yang harus dipenuhi oleh calon peserta. Setiap sekolah dapat mengirimkan maksimal lima siswa putra dan lima siswi putri yang memiliki ideologi, kepribadian, mental, serta intelegensi yang baik.

Selain itu, calon Paskibraka juga harus memiliki keterampilan baris-berbaris, rasa nasionalisme dan cinta tanah air, serta postur tubuh yang ideal dan sehat jasmani. Persyaratan tinggi badan juga telah ditentukan, yakni putra minimal 170 cm dan maksimal 180 cm, sedangkan putri minimal 165 cm dan maksimal 175 cm, dengan berat badan seimbang.

ads

“Calon peserta juga tidak diperkenankan menggunakan kacamata, tidak mengidap penyakit yang dapat kambuh sewaktu-waktu, serta memiliki penampilan yang rapi dan menarik,” jelas Immawan.

Adapun proses pendaftaran Calon Paskibraka Kabupaten Sleman Tahun 2026 dilaksanakan pada 9–13 Maret 2026. Calon peserta diwajibkan terlebih dahulu melakukan pengukuran tinggi dan berat badan serta menyerahkan berkas pendaftaran sesuai dengan persyaratan yang telah ditentukan.

“Berkas dimasukkan ke dalam stopmap kertas warna merah untuk putra dan biru untuk putri, serta mencantumkan nama dan asal sekolah pada bagian depan stopmap,” tambahnya.

Peserta yang lolos seleksi tinggi badan, berat badan, dan administrasi selanjutnya berhak melakukan pendaftaran secara daring melalui situs resmi Badan Pembinaan Ideologi Pancasila di https://paskibraka.bpip.go.id pada tanggal yang sama dan mengikuti tahapan seleksi berikutnya.

Dalam tahap seleksi, sejumlah materi akan diuji, di antaranya pembinaan ideologi Pancasila, tes inteligensi umum, tes kesehatan, parade, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris, serta seleksi kepribadian.

Seleksi pembinaan ideologi Pancasila dan tes inteligensi umum akan dilaksanakan secara daring oleh BPIP pada 6 April 2026. Pada hari yang sama juga dilaksanakan tes kesehatan dan parade oleh tim dokter dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman.

Selanjutnya, seleksi kesamaptaan dijadwalkan pada 7 April, seleksi peraturan baris-berbaris pada 8 April, dan seleksi kepribadian pada 9 April. Tahapan seleksi tersebut akan dilaksanakan oleh tim seleksi yang terdiri dari unsur Kodim 0732/Sleman, Polresta Sleman, serta dibantu oleh lima anggota Duta Pancasila Purna Paskibraka Indonesia Kabupaten Sleman.

Melalui proses seleksi yang ketat tersebut, diharapkan dapat terpilih generasi muda Sleman yang berkarakter kuat, berintegritas, serta siap mengemban tugas sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka Kabupaten Sleman Tahun 2026.(JQ)