- iklan atas berita -

Metro Times (Semarang) – Gelaran Jumpa-Bhakti dan Gembira (Jumbara) Palang Merah Remaja (PMR) XIII se Kota Semarang dan Temu Karya KSR tahun 2023 oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Semarang yang berlangsung selama tiga hari, Senin -Rabu (3-5/7) di bumi perkemahan Harda Walika, Jatirejo, Gunungpati, Semarang berjalan lancar dan sukses. Kegiatan ditutup oleh Ketua PMI Kota Semarang, Dr dr Awal Prasetyo M Kes, Sp.THT-KL, MM (ARS), Rabu (5/7).

Dr dr Awal Prasetyo menyampaikan rasa terimakasih kepada para peserta Jumbara dan Temu KSR yang telah mengikuti kegiatan tersebut. Awal mengatakan, dengan diikutinya semua rangkaian kegiatan tersebut, para peserta akan menjadi duta PMI, khususnya PMI Kota Semarang.
“Kami sampaikan terimakasih kepada semua pihak yang telah mengirimkan delegasinya,” kata Awal usai upacara penutupan

Ia menerangkan, para peserta Jumbara PMR dan KSR ini akan menjadi duta PMI untuk kemanusiaan bagi anak-anak dan orang muda (Humanity for children and youth). Dijelaskannya, tema yang diangkat dalam kegiatan ialah stunting dan stop bullying di sekolah.

Menurut Awal, aspek kehidupan kemanusiaan bagi anak dan remaja dimensinya sekarang semakin luas. Semuanya itu, kata dia akan berpengaruh terhadap perkembangan jiwa dan ruh kemanusiaan pada anak dan remaja tersebut.
“Kami ingin mengajak semua elemen masyarakat Kota Semarang untuk mulai peduli, tidak abai terhadap perkembangan semangat dan ruh kemanusiaan tersebut,” terangnya.

ads

Sementara dari aspek fisik yang perlu diperhatikan ialah pada kualitas gizi, kualitas bertumbuh kembang anak. Tak hanya itu, aspek mental spiritual juga harus diperhatikan terhadap kehadiran kegiatan kerohanian dan keagamaannya.

Kemudian dari sisi aspek sosial, anak-anak dan remaja mulai diajarkan untuk melihat teman-teman bermain dengan tidak melakukan kata-kata verbal atau perbuatan yang melukai temannya sebagai sesama manusia.
“Jadi, dimensi anak dan remaja secara holistik sebagai manusia ingin kami ingatkan bersama melalui bulan kemanusiaan PMI Kota Semarang ini,” imbuhnya.

Sementara itu, ketua panitia pelaksana Mugiyanto menyampaikan berbagai macam lomba mengiringi kegiatan Jumbara PMR dan Temu KSR 2023. Secara umum beragam lomba tersebut dibagi menjadi beberapa kategori, yaitu kategori Mula (SD/MI), Madya (SMP/Mts), Wira (SMK-SMK) dan KSR (Perguruan tinggi).
“Ada beberapa yang dilombakan, seperti di traveling kepalangmerahan, pertolongan pertama dan pertolongan perawatan keluarga yang disesuaikan di masing-masing tingkatan,” katanya.

Mugiyanto menyampaikan secara garis besar terdapat juara umum, seperti tingkat Mula diraih SD N Bulu Lor. Kemudian tingkat Madya diraih SMP N 1 Semarang, dan tingkat Wira diraih MAN 1 Kota Semarang.
“Sedangkan untuk juara umum temu karya KSR adalah KSR Poltekkes Kemenkes Semarang,” pungkasnya. (af).

Foto; Ketua PMI Kota Semarang, Dr dr Awal Prasetyo M Kes, Sp.THT-KL, MM (ARS) saat wawancara dengan awak media usai upacara penutupan Jumbara XIII dan Temu Karya KSR Tahun 2023, Rabu (5/7).