- iklan atas berita -

Metro Times (Semarang) Sekitar 15.000 masa yang tergabung dalam koalisi alumni Diponegoro menyatakan dukunganya kepada pasangan Capres-Cawapres 01 Joko Widodo – Ma’ruf Amin dengan acara deklarasi di Gedung PPI, Jalan Garuda, kawasan Kota Lama Semarang, Minggu (3/2).

Koordinator Komunitas Alumni Universitas Negeri Semarang (Unnes), Budiyanto,  menuturkan, koalisi Diponegoro merupakan sebuah jalinan persaudaraan antar alumni antar perguruan tinggi yang ada di Jawa Tengah, seperti kampus Undip, Unnes, UIN Walisongo dan kampus-kampus swasta lainya di Semarang dan Jawa Tengah. “Hari ini, kita sepakat bulad menekadkan tekad tuntuk mendukung kembali Jokowi untuk memimpin Indonesia lagi,” ucap Budiyanto disela acara.

Menurut Budiyanto, dukungan yang diberikan kepada Jokowi bukan tanpa alasan, sebab, selama 4 tahun memimpin Bangsa Indonesia, kinerja dan prestasinya jelas. Pembangunan insfrastruktur, bisa dimanfaatkan langsung oleh masyarakat. “Pak Jokowi tulus memimpin bangsa ini, tidak mementingkan keluarganya sendiri. Saya kira beliau sepatutnya diberi kesempatan satu periode lagi,” ungkapnya 

Budiyanto menambahkan, dalam deklarasi koalisi alumni Diponegoro ini,  pihaknya mengkoordinir 1600 orang alumni Unnes untuk mengikuti acara tersebut. “Mereka datang dengan suka rela, iuran beli kaos sendiri dan tidak bayaran. Jadi, ini gerakan murni,  panggilan hati, menginginkan pemimpin yang baik dan jujur,” imbuhnya.   

ads

Salah satu alumni fakultas perikanan Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Abdul Kadir Karding menilai hal tersebut sebagai sebuah gerakan dukungan yang melengkapi para pendukung Jokowi yang selama ini bergerak.

“Saya kira alumni Diponegoro yang ikut melaksanakan deklarasi adalah satu bentuk bahwa kelas menengah, kelas terpelajar mendukung Pak Jokowi. Kita lihat ada 15 perguruan tinggi dan kelompok-kelompok intelektual yang tadi hadir diperkirakan sekitar 15.000,” ucap Karding

Lebih lanjut, Wakil ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Amin ini menganggap hal tersebut sebagai sebuah kekuatan tersendiri dalam sukses terpilihnya Jokowi-Amin sebagai presiden dan wakil presiden dalam Pilpres pada April mendatang.

“Itu merupakan suatu kekuatan karena mereka ini yang dapat disebut influencer atau memiliki pengaruh di tengah-tengah masyarakatnya masing komunitasnya masing-masing. Karena itu saya harap ada percepatan dari elektabilitas Pak Jokowi, khususnya Jawa Tengah, dengan deklarasi yang dilakukan oleh temen-temen Alumni Diponegoro,” paparnya. (af/dnl)