
Metro Times (Yogyakarta) Dalam memecahkan rekor Musium Rekor Indonesia (Muri) melalui Tari Gemu Famire dalam rangka HUT TNI ke 73 Kodim 0705/Magelang turut andil mensukseskan berlangsungnya kegiatan tari massal Gemu Famire yang dilaksanakan di Lanud Adi Sucipto Yogyakarta, Selasa (04/09).
Tari yang diikuti oleh 24.000 peserta TNI Polri, Persit, Bhayangkari, yang berada di wilayah Korem 072/Pamungkas dan juga dari unsur Pemda, siswa-siswi sekitar Kota yogyakarta. Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak pada hari Selasa, tanggal 4 September 2018 di seluruh satuan TNI dari wilayah seluruh Indonesia dari Sabang sampai Merauke.
Tarian massal dan akbar ini juga dihadiri langsung oleh Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Wuryanto SSos MSi, Kapolda DIY, Gubernur Akmil, Gubernur AAU, Danrem 072/Pamungkas, Danlanud Adi Sucipto.
Dalam sambutannya Pangdam IV/Diponegoro sesaat setelah tarian massal menyampaikan, pagi ini kita baru saja bersama seluruh prajurit TNI, Polri dan keluarga besar TNI serta segenap komponen masyarakat melaksanakan tarian massal Gemu Famire dengan memecahkan rekor Muri sekaligus memecahkan Rekor Dunia. Untuk wilayah Jateng dan DIY dengan jumlah penari 24.000 peserta dan ini merupakan bagian dari 346.000 orang lebih itu merupakan rekor terbesar yang pernah ada di dunia tarian serentak dalam waktu yang sama, ini singguh luar biasa.
Dandim 0705/Magelang Letkol Arm Kukuh Dwi Antono SIP menyampaikan, untuk menunjang terlaksana tari massal Gemu Famire ini Kodim Magelang sebelumnya selama lebih kurang dua minggu sudah melaksanakan latihan secara intensif guna menyamakan langkah dan gerakan di Makodim serta dengan dipandu oleh Instruktur dari Kodim yang mana para Instruktur tari tersebut telah melaksanakan pelatihan secara terpusat di Korem, sehingga dalam tari massal ini akan didapat gerak yang sama dan seirama oleh seluruh peserta.
“Kita harus mengucap syukur karena kegiatan tari masal hari ini dapat berjalan dengan lancar sukses, semua ini berkat kerjasama dan kekompakan semua pihak yang terlibat” jelas Dandim Magelang, Letnan Kolonel Armed Kukuh Dwi Antono SIP. (Arif)




