
METROTIMES ( Ambon ) Pelabuhan Slamet Riyadi Ambon, Kamis (12/3/2026) pukul 08.00 WIT – Gubernur Provinsi Maluku, Hendrik Lewerissa, menegaskan bahwa program mudik gratis angkutan laut tahun 2026 menjadi bukti nyata bahwa negara dan pemerintah selalu berada di sisi rakyat, bahkan di tengah berbagai tantangan yang dihadapi. Hal ini disampaikannya saat menghadiri kegiatan pelepasan penumpang mudik gratis ke Namlea dan berbagai tujuan lainnya di Pelabuhan Slamet Riyadi Ambon.
Dalam acara yang menjadi kalinya kedua beliau hadiri, Gubernur Hendrik mengungkapkan perkembangan kuota yang luar biasa pesat. “Tahun 2024 kita hanya mendapatkan kuota senilai Rp10.000 juta, tahun 2025 meningkat menjadi Rp14.000 juta, dan untuk tahun 2026 awalnya sudah ditetapkan Rp26.000 juta,” ujarnya dengan penuh semangat.
Beliau juga menyampaikan kabar baik yang telah dikonfirmasi oleh Kementerian Perhubungan bersama perusahaan pelayaran terkait – Provinsi Maluku akan mendapatkan penambahan kuota lagi sebesar Rp12.000 juta. Dengan demikian, total kuota tiket gratis yang akan diterima mencapai Rp38.000 juta, atau naik hingga 150% jika dibandingkan dengan tahun 2024.
“Kita tahu bahwa tidak hanya rakyat yang menghadapi kesulitan, negara dan daerah juga sedang berjuang. Namun, kepentingan rakyat tetap menjadi prioritas kita,” tegas Gubernur Hendrik. Program ini juga memberikan kesempatan khusus bagi masyarakat Maluku Tenggara, yang dioperasikan oleh PT. Pelayaran Dharma Indah atas kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Maluku.
Dalam kesempatan yang sama, beliau mengingatkan para penumpang bahwa perjalanan mudik bukan hanya soal fisik, melainkan juga perjalanan batin untuk berkumpul dengan keluarga menjelang Hari Raya Idul Fitri. “Mohon jaga keamanan dan ketertiban selama perjalanan. Kirimkan salam hangat dari kami kepada keluarga di kampung halaman, semoga sampai tujuan dengan selamat dan merayakan Hari Raya dengan sukacita,” pungkasnya.
Malam ini sendiri, sebanyak 1.000 penumpang akan diberangkatkan dengan kuota masing-masing rute: 500 penumpang menuju Namlea dan 500 penumpang ke Buano. Tiket ini benar-benar gratis, dengan syarat mendaftar di kantor terkait membawa KTP atau surat keterangan bagi yang belum memilikinya.
Pelepasan selanjutnya akan berlangsung pada tanggal 13 Maret untuk rute Buru Selatan dan tanggal 14 Maret untuk rute lainnya, dengan program mudik gratis yang akan berjalan hingga tanggal 16 Maret mendatang.
Gubernur juga menegaskan bahwa seluruh armada kapal telah melalui pemeriksaan dan sertifikasi ketat dari pihak berwenang. “Keamanan penumpang adalah prioritas utama kita – tidak ada kapal yang beroperasi dalam kondisi setengah-setengah,” jelasnya.
Semoga program mudik gratis tahun ini dapat menjadi berkah bagi ribuan masyarakat Provinsi Maluku yang ingin kembali ke kampung halaman menjelang Hari Raya Idul Fitri.(Tasya Patty )




