- iklan atas berita -

Metro Times (Purworejo)-Pemerintah daerah bersama Polres serta Kodim 0708/Purworejo siap menyambut arus mudik hari Raya Idul Fitri 1447 H. Apel gelar pasukan Operasi Ketupat Candi telah dilaksanakan, Kamis (12/3/2026).

Kapolres Purworejo, AKBP Windy Syahfutra menjelaskan bahwa Operasi Ketupat Candi difokuskan pada pengamanan arus mudik, arus balik serta pengamanan obyek pariwisata. Antisipasi gangguan keamanan pun tetap menjadi prioritas dimasa libur lebaran tahun ini.

“Dalam operasi ini kita menyiapkan 4 pos pengamanan serta 2 pos pelayanan. Semua unsur terlibat, ada Polri pemerintah daerah, TNI, komunitas hingga relawan. Kita akan bersinergi menciptakan rasa aman kenyamanan bagi masyarakat,” ucap Kapolres.

Pada operasi ini Polres Purworejo menerjunkan 450 personel. TNI pun telah menyiapkan satu peleton prajurit untuk membantu pengamanan.

“Kesiapan sudah kita lakukan maksimal baik pada aspek personel maupun sarana-prasarana. Mudah-mudahan pada mudik dan arus balik tahun ini Purworejo aman dan lancar,” demikian kata Kapolres.

ads

Bupati Purworejo, Yuli Hastuti pada kesempatan itu berharap seluruh personel betul-betul siap termasuk sarana dan prasarana yang dibutuhkan selama operasi Ketupat berlangsung.

Yuli pada apel itu pun mengingatkan potensi bencana hidrometeorologi yang mungkin terjadi daerah ini. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Palang Merah Indonesia (PMI) serta unsur terkait lain diharapkan bersiaga setiap saat.

“Untuk menyambut pemudik Purworejo 100 persen siap. Tahun ini Pemerintah Kabupaten Purworejo bersama Baznas pun kembali melaksanakan program mudik gratis. Ada 5 armada bus kita siapkan,” imbuh bupati.

Pada rangkaian apel gelar pasukan juga dilakukan pemusnahan ribuan botol minuman beralkohol dari hasil operasi penyakit masyarakat yang dilaksanakan Polres Purworejo belum lama ini.

“Keseluruhan ada 4416 botol miras kita musnahkan sama-sama pada kegiatan sore ini. Minuman ini merupakan barang bukti yang kami peroleh dari Operasi Pekat selama dua pekan yang kita laksanakan pada bulan Februari lalu. Ada berbagai merk miras jenis CIU, anggur merah, Bir Singaraja, Vodka, mension, anggur kolesom hingga anggur putih,” imbuh Kapolres.

Wendy menerangkan, selain miras, dalam operasi itu polisi juga berhasil menggagalkan rencana percikan petasan atau mercon. Dua orang tersangka berhasil diamankan dan saat ini sedangkan menjalani proses hukum.(dnl)