- iklan atas berita -

Metro Times (Purworejo) Ratusan croser dari berbagai daerah adu nyali di sirkuit Bukit Indah Watu Salang (BIWS) Desa Sukowuwuh, Kecamatan Bener dalam ajang Latber Grasstrack, Minggu (12/8/18) sore. Diatas lintasan buatan dengan aneka liku dan rintangan, para racer menerabas segala medan dan debu untuk menjadi yang terdepan.

Deru debu dan asap kenalpot mengepul diudara saat race demi race disajikan. Ribuan penonton yang sejak siang berdatangan memadati arena Croser wisata BIWS, berdesakan demi melihat para pembalap unjuk aksi.

Sorak sorai penonton menggemuruh ketika satu persatu para croser meliuk-liuk indah disetip belokan tajam. Insiden kecil, jatuh maupun bersenggolan diatas sirkuit tak jarang terjadi sepanjang balapan, menjadi bumbu penambah ketegangan bagi penonton.

Kepala Desa Sukowuwuh, Moh Khmaim mewakili panitia mengungkapkan, acara Latber Grasstrack merupakan event yang kerap dilakukan oleh pengelola wisata BIWS. Namun, gelaran kali ini spesial dalam rangka menyambut HUT RI ke-73.

ads

“Wisata Watu Salang saat ini tengah kita kembangkan terus agar menjadi wisata alam yang mampu membanggakan masyarakat Purworejo dan sekitarnya. Salah satunya kita rutin mengadakan acara turnamen atau sekedar latihan bersama grasstrack,” ungkapnya.

Di tengah deringan suara knalpot mesin motor cross dari berbagai jenis merk, Khamim mengatakan, bahwa latihan bersama ini digelar sejak Sabtu (11/8/2018). Tidak hanya event grasstrack, berbagai kegiatan seperti panggung hiburan disajikan demi memanjakan masyarakat yang berkunjung ke BIWS.

Sekitar 12 kelas balap dipertandingkan. Mulai dari kelas usia dini 50 cc, bebek standar pemula hingga kelas veteran 35 tahun. Bukan saja memberi kesempatan pada croser muda, dalam ajang ini panitia juga membuka kelas balap FFA wanita. Katanya.

“Berbagai kelas ini tidak hanya diikuti oleh pembalap dari Purworejo, banyak dari luar daerah seperti, Wonosobo, Kebumen, Magelang dan kabupaten/kota sekitarnya,” jelas Khamim, kepada metrotimes di lokasi.

Sementara, Dina Anjani, salah satu pembalap perempuan asal Kabupaten Wonosobo berhasil menjadi juara pertama kelas FFA Perempuan mengatakan, sirkut BIWS merupakan salah satu sirkuit terbaik yang dimiliki Jawa Tengah. Ia yang sudah dua kali ini mengikuti balapan di BIWS ini mengaku selalu tertantang menjajaki sirkuit kebanggan masyarakat Desa Sukowuwuh itu.

“Sirkuitnya unik, berada di atas pegunungan dengan rintangan yang cukup menantang. Terlebih di sini kita disuguhkan pemandangan alam yang indah,” tutur Dina, gadis cantik 17 tahun Putri pertama dari pasangan Seni Wati dan Pak Trubus. (Daniel)